<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134</id><updated>2011-04-22T06:50:52.704+07:00</updated><title type='text'>Kmax-Karisma -- A Unique Magazine in Airlangga --</title><subtitle type='html'>Kmax... amazing magz...unpredictable magz...(kayaknya niru ma magz yang lain deh..)
Magz yang super uniq...
karena terbitnya gak tentu en gak pernah tepat waktu...
itu semua karena K' pengin yang terbaik buat pembaca K'...
Terus kirimin K' saran en kritik...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-8178629957506326161</id><published>2009-04-07T14:57:00.003+07:00</published><updated>2009-04-07T15:07:35.876+07:00</updated><title type='text'>KERUNTUHAN EKONOMI KAPITALIS DALAM PERSPEKTIF ISLAM</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;SEPENGGAL KISAH DARI FE&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Sabtu pagi tanggal 15 November 2008, aula Fadjar Notonegoro FE Unair dibanjiri peserta yang datang dari berbagai penjuru fakultas Unair, bahkan banyak juga yang berasal dari luar Unair. Hari itu, digelar suatu seminar bertemakan “Menggagas Sistem Ekonomi Islam Pasca Keruntuhan Sistem Ekonomi Kapitalisme”. Empat pembicara meramaikan seminar ini, mulai dari M. Nafik (dosen ilmu ekonomi Islam FE Unair), Revrisond Baswier (kandidat doctor ekonomi Unair, dosen UGM), Dwi Condro Triono (kandidat doctor Ekonomi Islam Universitas Kebangsaan Malaysia), bahkan dihadirkan pula pembicara dari Malaysia, Prof. Hamid. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Berikut ini reportase isi materi yang telah tim Karisma rekam dalam sebuah narasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Krisis keuangan Amerika mulai merambat ke Asia dan Eropa. Sarkozy –presiden Prancis– menyerukan untuk menata ulang system keuangan global yang baru. Di AS, penggelontoran paket uang US$700 miliar dari pemerintah pun gagal meredam gejolak financial negara superpower itu, dan akhirnya merembet keseluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Sepuluh tahun lalu, Indonesia dihantam krisis yang serupa. Saat itu dunia menyalahkan  kerapuhan ekonomi dan korupsi Indonesia sebagai biang masuknya Indonesia ke dalam krisis. Padahal biang sebenarnya adalah adanya perlombaan para pengusaha Indonesia bagi pinjaman uang dolar yang berbunga rendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Kini Indonesia pun mengalami  hal yang sama. Bedanya Indonesia adalah bagian dari negara yang terkena dampak krisis. Hal itu antara lain diindikasikan dengan nilai mata uang rupiah yang terus melemah. Ini dikarenakan kebijakan pemerintah Indonesia yang dengan mudahnya melepaskan rupiah ke pasar uang sehingga negara lain mampu memonopoli rupiah dengan gampang. Keadaan ini sangat diasayangkan bila dibandingkan dengan keadaan China yang berusaha keras mempertahankan nilai mata uang mereka agar tidak jatuh ke pasar uang. Sampai hari ini cadangan devisa yang dimiliki Indonesia semakin menipis, hanya sekitar US$ 50 miliar setelah tergerus sebesar US$ 70 miliar selama bulan Oktober untuk intervensi dalam krisis di pasar uang Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Krisis keuangan yang terjadi saat ini merupakan kejadian yang sama dengan apa yang terjadi pada tahun 1929-1930 yang menyebabkan depresiasi besar perekonmian dunia. Namun anehnya system keuangan kapitalis biang krisis ini masih tetap dipertahankan. Tahun ini, pada tanggal 15-16 November 2008 kemarin para pemimpin negara-negara dunia bertemu di AS untuk membahas krisis global tersebut. Namun hasilnya tetap saja mereka masih bertekad untuk mempertahankan sistem kapitalisme. Apabila krisis ini dikaji ulang –dan sering dilakukan oleh ekonom objektif– kerusakan system kapitalisme sebenarnya merupakan penyebab dari krisis yang sedang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Saat ini AS mengalami krisis yang sama dan menebarkan dampaknya ke negara-negara lain di Eropa dan Asia. Rakyat negara-negara dunia pun terancam kehilangan uang yang didepositokan di bank. Ini dikarenakan uang mereka dialihkan untuk kredit oleh bank ke dalam investasi yang beresiko kredit macet sehingga ketika para nasabah menarik uangnya secara besar-besaran dari bank, uang mereka tersangkut dalam kredit macet itu sehingga menurunkan kemampuan bank untuk mengembalikan uang mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Kegagalan investasi yang terjadi pada perbankan membuat bank kesulitan membuat kredit. Padahal perekonomian AS yang berbasis non-riil sangat ditopang oleh kemampuan dan kemudahan mendapatkan kredit. Ini menjadi suatu pertarungan antar partai di Amerika. Partai Republik sangat percaya pada Adam Smith bahwa negara tidak boleh mencampuri perekonomian. Ekonomi harus bekerja sendiri melalui mekanisme kapitalis. Jadi bila bank-bank Wall Street gagal, menurut mereka biarkan saja ambruk karena itu merupakan sesuatu yang alamiah dan wajar terjadi. Sebaliknya partai Demokrat menganut kapitais yang berbau sedikit sosialis percaya diperlukannya porsi peran negara dalam menjalankan roda perekonomian. Negara sedianya ikut turun tangan agar rakyat miskin bisa terentaskan. Hasilnya, pendapat Samuelson ditolak untuk diangkat menjadi undang-undang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Presiden Prancis Sarkozy di sisi lain malah menginginkan aturan ekonomi yang lebih berbasis sektor riil dan entrepreneurial bukan berbasis financial engineering. Ini merupakan pintu terbuka bagi munculnya system alternative baru bagi masa depan perekonomian dunia yang lebih cerah, termasuk system ekonomi Islam sebagai alternative  yang cerah. Malah, system ekonomi Islam merupakan satu-satunya system yang mampu mengatasi dan mengakhiri krisis global yang terus melanda dunia serta mampu meruntuhkan system ekonomi kapitalisme yang selama ini dipertahankan oleh negara-negara dunia. Di dalam ekonomi Islam terdapat penyelarasan modal yang transparan dan jujur dengan syirkah dan efisiensi perekonomian yang hanya berbasis sektor riil yang kokoh, sesuatu yang tidak akan pernah dijumpai dalam ekonomi Islam. System ekonomi Islam merupakan sistem yang menghasilkan keadilan dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Saat ini, solusi parsial Islam yang diterapkan dengan memunculkan bank-bank syariah tanpa riba sebagai alternative dari bank-bank konvensional merupakan solusi yang tidak menyelesaikan. Seharusnyalah solusi Islam ini ditegakkan dengan totalitas sepenuh hati untuk segala segi dalam perekonomian, serta dengan penyelesaian jitu, antara lain dengan mengganti mata uang flat inetrnasional (US$) dengan mata uang yang berbasis emas dan perak yang bernilai lebih stabil serta dengan menutup pasar modal dan pasar uang yang tidak riil lalu hanya memberlakukan pasar riil yang nihil spekulasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;    Krisis adalah kesempatan untuk introspeksi lalu melangkah menuju kondisi lebih baik. Saatnyalah dunia tersadar akan kebutuhannya pada system ekonomi ilahiah. Ekonomi yang berlandas atas wahyu samawi dari Allah SWT –Pencipta dan Pengatur kehidupan– yang dikembangkan oleh manusia yang berakhlak Islam yang mulia. Ekonomi yang didasarkan pada sabda dan teladan Rasulullah SAW. Inilah system yang ditunggu penerapannya oleh umat manusia. Semoga dunia bisa segera keluar dari krisis berulang ini dengan segera diterapkannya system ekonomi Islam penyelamat manusia dari kerusakan kapitalisme. Amin…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Marti N., D3 FE Unair&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(DIV. KASTRAT KARISMA)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-8178629957506326161?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/8178629957506326161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=8178629957506326161&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/8178629957506326161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/8178629957506326161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2009/04/keruntuhan-ekonomi-kapitalis-dalam.html' title='KERUNTUHAN EKONOMI KAPITALIS DALAM PERSPEKTIF ISLAM'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-2492084039570631508</id><published>2009-04-07T14:39:00.000+07:00</published><updated>2009-04-07T14:48:56.606+07:00</updated><title type='text'>PORNOGRAFI PICU HIV/AIDS</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Sebuah ‘prestasi’ telah diraih oleh Jawa Timur di bulan Desenber tahun 2008 ini. Jawa Timur mendapat ranking keempat untuk nominasi jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak. Surabaya sebagai ibukota Jawa Timur sebagai penyumbang 70% dari total jumlah penderita HIV/AIDS. Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Jatim Ansarul Syahruda mengatakan, para pengidap HIV/AIDS di Jawa Timur rata-rata berusia produktif, antara 20 tahun dan 29 tahun. Penyebab terbesar dari penyakit ini adalah jarum suntik dan prilaku seks bebas di kalangan remaja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt; Tidak bisa dipungkiri aktivitas free sex ini telah menjadi bagian dari hari-hari renaja kita. Ini sesuai dengan pengakuan dr Esti Martiana Rahmie.(Ketua Dinas Kesehatan Kota Surabaya). Beliau mengaku miris melihat fenomena pergaulan bebas remaja masa kini. Tidak sedikit yang punya hobi dugem (dunia gemerlap) di diskotek, pub, kafe, atau sekadar cangkrukan di pinggir jalan. Yang ironis lagi, banyak yang mulai senang mengunjungi tempat-tempat pelacuran (Jawa Pos). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt; Maraknya fenomena pergaulan bebas ini bukan semata-mata disebabkan para remaja sendiri. Masyarakat dan lebih utama lagi Negara memiliki andil yang cukup besar. Menjamurnya kios-kios penjual majalah porno, dan bahkan tayangan televisi yang menayangkan pornografi dan pornoaksipun telah banyak dipertontonkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Berangkat dari upaya untuk menyelamatkan moral generasi muda ini tahun sekitar 1997 dilahirkanlah Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi Pornoaksi (RUU APP). Pornografi dalam rancangan pertama didefinisikan sebagai "substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika" sementara pornoaksi adalah "perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika di muka umum". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Kini, Undang-Undang Pornografi (UU-P) telah disyahkan. Namun pada kenyataannya Undang-Undang ini telah melenceng jauh dari RUU APP. Dari awal penghapusan kata “anti” dalam penyebutan UU ini ternyata juga berimbas pada ‘pengeditan’ isinya. Dari penghapusan kata ‘anti’ saja telah mengindikasikan bahwa UU-P ini tidak untuk menghapus pornografi tapi hanya untuk mgaturnya saja. Ini jelas berlawanan dari niat suci penggagasnya untuk menjadikan RUU APP sebagai upaya pencegahan degradasi moral bangsa yang lebih lanjut. Bahkan dalam Pasal  1 ayat 1 memiliki pengertian yang rancu dengan pasal 13 ayat 1 pada pendefinisian pornografi yang dilarang dan yang diperbolehkan. Pada akhirnya UU-P ini alih-alih bias memberantas pornografi-pornoaksi bahkan justru akan melegalkan pornografi dengan berkedok pada “kebolehan pornografi di tempat dan cara khusus”. Dengan demikian wajar jika penderita HIV/AIDS akibat free sex akan terus meningkat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Oleh karenanya untuk mengatasi permasalahan ini kita harus kembali meluruskan UU-P tersebut. Karena telah bertentangan dengan maksud dan tujuan dibuatnya. Dari pendefinisian Pornografi sendiri maka hendaknya ada patokan yang jelas dan sama untuk membatasi pengertian Pornografi. Pendefinisian ini haruslah bersandarkan pada syariah. Islam memiliki batasan yang tegas dengan konsep yang jauh lebih sopan dan beradab. Yakni bahwa pemasalahan Pornografi ini berkaitan dengan konsep aurat dan tata aturan pergaulan. Batas aurat dalam Islam telah baku yakni aurat laki-laki baik terhadap sesama laki-laki maupun dengan wanita adalah pusar dan lutut. Sedangkan aurat wanita terhadap laki-laki asing (bukan suami dan muhrinya) adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangannya. Aurat ini wajib dijaga agar tidak terlihat bagi orang-orang non-muhrimnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Disamping itu ada pengaturan lain berkaitan dengan pakaian wanita yakni kerudung (khimar) dan jilbab (sejenis pakaian tertentu yang menutup pakaian sehari-harinya hingga ujung kaki). Ini seperti yang difirmankan Allah SWT dalam surat An-Nur 31 dan Al Ahzab 59.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;”Katakanlah kepada para wanita Mukmin, hendaklah mereka menhan pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak padanya” (TQ.S An Nur: 31)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;” Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin, hendaklah mereka megulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” (TQ.S Al Ahzab: 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Bagi wanita juga ada larangan untuk eksploitasi seksual (tabarruj). Permasalahan pornografi dan pornoaksi juga erat kaitannya dengan eksploitasi seksual yang dilakukan dengan menampakkan kecantikan di hadapan laki-laki bukan muhrim (tabarruj). Aktivitas ini termasuk yang diharamkan oleh Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;” Janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang Jahiliah dulu” (TQ.S Al Ahzab: 33).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Yang tidak kalah pentingnya adalah pengaturan dalam hal perzinaan. Karena selama ini permasalahan pornografi dan pornoaksi lekat sekali dengan perzinaa (free sex). Dan free sex sendiri memang menjadi salah satu sebab bermukimnya penyakit HIV/AIDS. Dalam surat Al-Isra 32 Allah telah melarang setiap muslim untuk berzina. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;”Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” (TQ.S Al Isra: 32).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Selain itu juga ada larangan berkhalwat. Yakni aktivitas berdua-duaan antara laki-laki dan wanita di tempat yang tidak memungkinkan bagi orang lain untuk bergabung kecuali dengan izinnya. Aktivitas ini adalah salah satu yang menjerumuskan orang untuk melakukan free sex. Berkaitan dengan larangan berkhalwat ini Rasulullah SAW telah bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;”Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah tidak berkhalwat dengan seorang perempuan yang tidak disertai mahramnya, karena sesungguhnya yang ketiganya adalah setan” (HR Ahmad).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Demikianlah, Allah SWT telah memberikan pengaturan dan penjagaan yang sangat indah kepada manusia sehingga mereka tidak jatuh dalam lumpur kenistaa. Namun pengaturan ini tentu tidak bisa terlepas dari pengaturan yang di aspek yang lain. Dan utnuk melaksanakan pengaturan ini tidak bisa tidak harus ada negara yang mengadopsinya sebagai UU dalam pemerintahnya. Negara ini tidak boleh mencampur aduk aturan yang berasal dari Allah SWT dengan aturan buatan manusia yang berlandaskan pada akal mereka semata. Dengan demikian Allah SWT tidak akan meadzab manusia dengan HIV/AIDS yang hingga sekarang masih belum ada obatnya. Kiranya itulah balasan yang setimpal bagi masyarakat yang tidak mau bertobat dan kembali pada aturan Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Jika zina dan riba sudah menyebar di suatu kampung maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri”. (HR al-Hakim, al-Baihaqi dan ath-Thabrani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-2492084039570631508?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/2492084039570631508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=2492084039570631508&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/2492084039570631508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/2492084039570631508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2009/04/pornografi-picu-hivaids.html' title='PORNOGRAFI PICU HIV/AIDS'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-2176994402341896346</id><published>2008-11-23T15:49:00.000+07:00</published><updated>2008-11-23T16:06:45.503+07:00</updated><title type='text'>buletin K' edisi 22</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_37duz7kw04M/SSkcTfxE5WI/AAAAAAAAAA0/NYCmTwCUCZs/s1600-h/revolution_by_Taxony.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_37duz7kw04M/SSkcTfxE5WI/AAAAAAAAAA0/NYCmTwCUCZs/s320/revolution_by_Taxony.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5271775960084309346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SMART SOLUTION'S UNAIR FOR INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia Unair kini 54 tahun. Ibarat manusia, Unair telah memasuki usia paruh baya yang menuntutnya untuk bersikap lebih bijaksana. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dies natalis Unair tahun ini disemarakkan oleh berbagai event yang diagendakan secara khusus demi menyemarakkan hari jadinya. Berbagai lomba ilmiah, seminar ilmiah sampai pekan olahraga digelar untuk meramaikan 'pesta' setahun sekali ini. Dari seluruh agenda dies natalis yang terpampang di setiap sudut kampus, ada satu agenda yang menarik untuk dicermati. Agenda itu ber-title "Eksibisi Pemikiran dan Solusi Unair untuk Bangsa". Suatu agenda yang harusnya menginspirasi Unair dengan segala komponen didalamnya untuk kembali mengaca pada posisi sebuah universitas bagi bangsa ini. &lt;br /&gt;Unair merupakan salah satu universitas penting di Indonesia yang menjadi harapan keluarnya solusi untuk menyelesaikan segala kepelikan dalam negara ini. Karena itu, kalangan akademisinya termasuk mahasiswa harus memahami masalah apa yang menggelayuti bangsanya serta memikirkan apa solusi terbaik bagi masalah itu. &lt;br /&gt;Saat ini dunia sedang mengalami apa yang disebut dengan krisis ekonomi global. Krisis ini dipicu oleh kredit macet di bidang properti (subprime mortgage) di AS. Di negeri Paman Sam ini rangkaian krisis telah terjadi sejak 147.708 nasabah KPR gagal membayar pada April 2007. Pada agustus 2007 jumlah nasabah KPR yang tidak mampu membayar meningkat menjadi 239.851. Di bulan yang sama pada tahun berikutnya naik lagi menjadi 303.879 nasabah. Krisis ini memberikan efek domino bagi perekonomian dunia. Bahkan negara-negara Eropa terkena dampaknya. Efek domino inipun menjalar ke Indonesia. Ini terlihat pada anjloknya bursa saham dan pasar uang Indonesia yang berakibat ditutupnya BEI sejak Rabu 8 Oktober setelah terjadi penurunan indeks yang besar yaitu 10,30%. Selain itu krisis menimbulkan penurunan ekspor dan berkurangnya arus modal yang masuk. Pada akhirnya berimbas pada melemahnya rupiah.&lt;br /&gt;Secara umum terjadinya krisis ekonomi dunia ini difaktori oleh sistem kapitalisme yang kini sedang menjadi sistem favorit dunia. Sistem ekonomi kapitalis berbasis non-real ini disokong oleh tiga pilar yang sangat rapuh dan rawan akan kehancuran, yakni perbankan ribawi (dengan sistem bunga), pasar modal (pasar-pasar saham, surat berharga dan valuta), serta mata uang kertas inkonvertibel. Salah satu pemicu krisis ekonomi global ini adalah perdagangan di sektor non-real yang telah berlangsung begitu jauh. Bahkan nilai transaksinya telah berlipat ganda melebihi sektor real (700 kali nilai sektor riil!). Dan parahnya hampir semua negara di dunia telah dijangkiti bisnis spekulatif ini. Sehingga ketika krisis ekonomi mulai meletup di Amerika, wajar saja jika kemudian akhirnya cepat menjalar ke negeri-negeri yang lain. Walhasil akhirnya dunia mengalami krisis ekonomi global. &lt;br /&gt;Untuk mengatasi krisis ekonomi global akibat sistem kapitalis ini berbagai solusi telah coba digulirkan. Pemerintah Indonesiapun telah mengeluarkan 10 komitmen untuk mengatasi krisis global yang mengimbas di Indonesia seperti yang diumumkan oleh SBY, yakni dengan menjaga neraca pembayaran dan cadangan devisa, menambah devisa dan kegiatan proyek, menjaga likuiditas perbankan, menjaga kepercayaan investor terhadap SUN (Surat Utang Negara) dan menstabilkan pasar SUN, membuat pertahanan devisa di lapis kedua, meningkatkan ekspor, menjaga sektor riil dengan men-zero-kan pungutan ekspor CPO (Crude Petroleum Oil), menjaga APBN 2009 dengan melakukan perombakan, mencegah impor illegal, dan meningkatkan pengawasan barang beredar (Tempointeraktif.com). &lt;br /&gt;Sayangnya, solusi yang ditawarkan ini sama sekali tidak linear dengan akar permasalahan krisis global. Suatu solusi parsial dan superfisial semata, tidak solutif dan hanya menyembuhkan gejala krisis yang tampak. Perguruan Tinggi termasuk Unair yang saat ini diharapkan mampu menyelamatkan bangsa, sudah selayaknya memikirkan solusi solutif bagi permasalahan yang sedang meresahkan Indonesia dan dunia ini. Bukan sekedar solusi parsial semisal solusi diatas. Namun lebih kepada solusi fundamental yang mampu melenyapkan akar permasalahan, sumber masalah krisis ini yang sesunggguhnya.&lt;br /&gt;Allah SWT telah menetapkan solusi fundamental atas seluruh permasalahan manusia begitupun dalam permasalahn ekonomi. Solusi ini terangkum dalam aturan Islam (syariat). &lt;br /&gt;Pertama. Dalam persoalan sistem perseroan terbatas (PT) melalui pendetilan terhadap fakta PT diketahui bahwa PT dengan saham dan pasar modalnya merupakan sistem usaha yang menempatkan pemilik modal sebagai investor (yang bisa kaya tanpa bekerja) sedang pemilik keterampilan hanya sebagai buruh yang dipekerjakan. PT hanya melindungi para pemilik modal dan pengelola perusahaan ketika perusahaan terserang kebangkrutan, sedangkan pihak kreditor dan yang selainnya dalam PT tidak. Ini bertentangan dengan hukum Islam yang mewajibkan pemenuhan hak secara penuh kepada pemiliknya. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh hak-hak itu pasti akan ditunaikan kepada para pemiliknya pada hari kiamat nanti,…". &lt;br /&gt;Selain itu, PT juga diharamkan karena tidak adanya dua pihak yang bertransaksi serah-terima secara sempurna serta tanpa adanya pihak yang berlaku sebagai pengelola modal yang disetorkan kepada perusahaan oleh pemodal (pengelolaan diserahkan pada direksi yang tak terlibat dalam transaksi). Karena itu, segala aktifitas yang berkaitan dengan PT termasuk jual-beli sahamnya adalah haram. &lt;br /&gt;Sebagai alternatifnya, Islam membolehkan kerjasama investasi syirkah, yakni syirkah inan (dilakukan dua pihak dengan hartanya sendiri, keduanya mengelola bersama dan membagi keuntungan bersama), syirkah abdan (antara dua pihak, harta bukan dari mereka, hanya mengelola bersama dan membagi keuntungan bersama), syirkah mudarabah/qirad (dua pihak, satu bermodal harta, satu bermodal tenaga dengan keuntungan yang dibagai atas kesepakatan), syirkah wujuh (modal berasal dari luar kerjasama, keuntungan dibagi bersama) dan syirkah muwafadah (gabungan dari bentuk syirkah yang lain). &lt;br /&gt;Kedua, Sistem uang kertas inkonvertibel (tanpa nilai intrinsik sepadan) yang bersandar pada dolar Amerika (USD) merupakan sistem uang yang rawan inflasi. Adapun sistem uang dengan standar logam mulia (emas dan perak) diperbolehkan dalam Islam. Bahkan Rasulullah menetapkannya sebagai the only standard dalam transaksi barang dan jasa. Standar uang ini terus digunakan sampai saat menjelang Perang Dunia I, kemudian dihentikan dan digunakan lagi secara parsial sampai akhirnya dihapus penggunaannya. Dalam sistem uang kertas inkonvertibel nilai ekstrinsiknya (yang tertulis) berlaku hanya karena pemaksaan negara. Sehingga kegoncangan sedikit saja bisa menyebabkan krisis. Dan krisis ekonomi seperti ini akan terus berulang.&lt;br /&gt;Ketiga dalam sistem perbankan ribawi kapitalisme, perbankan digunakan sebagai lembaga penjaring uang masyarakat sebanyak-banyaknya untuk menggendutkan perusahaan-perusahaan swasta yang dekat (atau perusahaan bank sendiri), besar, sehat, dan bisa memberikan jaminan kepastian pengembalian pinjaman. Karenanya, perusahaan yang besar semakin kuat dan yang kecil semakin pendek umur. Ini tentu bertentangan dengan Islam yang rahmatan lil 'alamin. &lt;br /&gt;Selain itu, riba (bunga) yang menjadi ciri khasnya diharamkan dengan tegas dalam Islam, sesuai dengan QS. Al-Baqarah: 278-279 ya{ni : "Orang-orang yang memakan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang-orang yang kemasukan syaithan lantaran (tekanan) penyakit jiwa … Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba … orang-orang yang mengulangi (mengambil riba) maka mereka itulah penghuni-penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya." Namun, Islam pun menawarkan solusi pengganti anti krisis. Bila lembaga perbankan masih diperlukan masyarakat digunakan alternatif penghapusan transaksi penghasil riba namun membolehkan transaksi jual-beli, syirkah (kerjasama), sewa, transaksi jasa dan utang-piutang tanpa bunga dalam bank. Bila bank tidak diperlukan, seluruh kebutuhan simpanan dan permodalan untuk seluruh kalangan rakyat dilayani oleh Baitul Mal milik negara.&lt;br /&gt;Keempat. Pengaturan fakta kepemilikan dalam Islam dibagi atas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan Negara. Bukan hanya terbatas pada kepemilikan negara dan dominansi kelompok tertentu yang tak jelas batasannya seperti dalam kapitalisme. Kepemilikan individu dibatasi oleh syariat. Baik tentang boleh atau tidaknya suatu barang dimiliki maupun tentang cara perolehan harta yang diperbolehkan. &lt;br /&gt;Kepemilikan umum disesuaikan dengan sabda Rasulullah dari Abu Daud dan Ibnu Majah dimana kaum muslim berserikat dalam perkara padang rumput (hutan), air dan api (energi). Karena itu, seluruh bagian kaum muslim suatu negara bebas mengakses dan memanfaatkan ketiganya tanpa dominasi satu orangpun ataupun dengan cara diatur oleh negara untuk menghindari perselisihan. Selain itu, fasilitas umum seperti jalan raya, saluran air bersih, sumber irigasi, dsb juga merupakan milik publik yang dikelola oleh negara. Sedangkan kepemilikan negara mencakup jizyah (pajak kafir dzimmi), kharaj (pajak tanah non muslim yang tinggal di negara Islam), ghanimah dan fa'i (harta rampasan perang), warisan tanpa ahli waris, khumus rikaz (temuan) dan luqathah, harta orang murtad, harta ghulul penguasa dan pegawai negara, denda sanksi pidana, termasuk padang pasir, gunung, pantai, tanah mati tanpa pemilik, as-shawafii, dan semua harta milik negara yang dibebaskan oleh negara Islam. &lt;br /&gt;Perekonomian Islam yang berbasis hanya pada sektor riil ini akan membangun dan menciptakan kondisi ekonomi yang sehat dan kuat, bukan kondisi rapuh seperti yang diciptakan oleh perekonomian kapitalisme. Terlihat kejelasan dan kelengkapan serta keteraturan ketetapan sistem ekonomi dalam Islam. Karena itu, suatu pilihan yang tepat bila Unair dalam usia ke-54 tahunnya ini mencetuskan solusi terbaik untuk bangsa dan mempersembahkan solusi permasalahan yang digali dari hukum Islam. Hukum yang menciptakan suatu sistem yang mampu menjawab segala permasalahan manusia, sistem yang diciptakan oleh Allah SWT Yang Maha Segalanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-2176994402341896346?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/2176994402341896346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=2176994402341896346&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/2176994402341896346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/2176994402341896346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/11/buletin-k-edisi-22.html' title='buletin K&apos; edisi 22'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_37duz7kw04M/SSkcTfxE5WI/AAAAAAAAAA0/NYCmTwCUCZs/s72-c/revolution_by_Taxony.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-3797165650323878597</id><published>2008-09-26T19:13:00.000+07:00</published><updated>2008-09-26T19:41:54.011+07:00</updated><title type='text'>My Ramadhan</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ramadhan Sepanjang Masa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa Ramadhan bulan mulia yang didalamnya terdapat satu malam yang menjadi dambaan: Lailatul Qodar akan segera usai. Bulan yang siang-siangnya dihiasi dengan puasa dan malam-malamnya diperpanjang dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan di segala penjuru udara, bulan penuh berkah yang diawali dengan rahmat, diisi dengan ampunan dan diakhiri dengan kefitrahan dan terlepasnya diri dari api neraka yang menyala-nyala akan segera meninggalkan kita semua. Saking istimewanya bulan ini, Rasulullahpun bersabda dari Abu Hurairah ra., “ Siapa saja yang mendirikannya (Ramadhan) penuh keimanan dan keikhlasan, diampunkan baginya dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhori, Muslim, Tarmidzi, Abu Daud, Nasa’i, Malik, Ahmad dan Baihaqi). Namun tinggal dalam hitungan hari bulan ini akan berlalu.&lt;br /&gt;Setiap orang yang mengaku dirinya muslim pasti akan bersedih mengetahui Ramadhan akan segera berlalu dari kita. Bagaimana tidak, bulan disaat Allah mengobral pahalanya akan segera usai. Apalagi tidak ada jaminan bahwa satu tahun mendatang Allah masih akan memberi kesempatan kepada kita untuk bertemu Bulan Ramadhan atau tidak.&lt;br /&gt;Di bulan Ramadhan ini kita tidak hanya dituntut untuk menahan diri dari makan dan minum melainkan juga menahan diri dari segala sesuatu dari memperturuti hawa nafsu kita yang dapat membatalkannya. Baik memperturuti naluri seksual kita, memanifestasikan naluri survival kita dengan amarah, mengejek, dan sejenisnya. Sudahkah di Ramadhan kali ini kita menjalankan dengan sepatutnya? Di lain pihak sudahkah kita meningkatkan amalan yang mendekatkan kita kepada Allah SWT dengan memenuhi segala amal wajib, memperbanyak amalan sunnah, meninggalkan keharaman dan menghindari yang makruh serta memperkecil skala amalan mubah dengan hanya mengharap ridho Allah SWT. Semoga di sisa Ramadhan kita kali ini, bisa kita optimalkan sehingga kita benar-benar menjadi sosok yang diharapkan lahir setelah puasa yakni orang yang bertakwa.&lt;br /&gt;Puasa adalah upaya untuk menahan diri kita dari segala yang Allah larang dan mendekatkan diri pada yang Allah telah perintahkan dalam syariat-Nya. Sebagaimana kalam Allah dalam surat Al-Baqoroh (2): 183,” Hai sekalian orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang yang sebelum kamu supaya kamu bertaqwai”. Karena itu, Ramadhan haruslah membuat kita lebih sadar dan lebih termotivasi untuk menempatkan diri kita sebagai makhluk Allah SWT secara benar. Sebagai ciptaan Allah SWT yang pada proses penciptaannya disertai dengan aturan yang membuat hidupnya teratur dan selamat sebagaimana patuhnya peredaran planet-planet tata surya dalam keteraturan orbitnya hingga tidak saling menabrak satu sama lain. Seperti halnya planet dan tata surya maka selayaknya manusia menempatkan diri sebagai ciptaan-Nya dengan menaati aturan yang telah diberikan Sang Pencipta sekaligus Pengatur kepada kita, yakni aturan Islam. Aturan yang diturunkan oleh Allah SWT sebagai aturan yang rahmatan lil ’alamin. Sudahkah hal itu benar-benar terlaksana dengan sempurna?&lt;br /&gt;Semangat yang ada dalam bulan mulia ini tidaklah cukup hanya berupa semangat untuk menggeber rutinitas tahunan di bulan puasa. Semangat untuk selalu menaati Allah SWTdan semangat untuk senatiasa menaikkan kadar taqwalah yang seharusnya ada dalam diri kaum muslimin. Sehingga bila keluar dari bulan pengendalian hawa nafsu ini, kita lebih sadar akan hakikat diri sebagai makhluk. Lebih sadar untuk selalu menautkan tiap langkah pada aturan-Nya. Lebih sadar untuk selalu menjaga ketakwaan pada-Nya di seluruh masa sesudahnya. Karena mau tidak mau, kita menjadi makhluk Allah bukan hanya sebatas bulan Ramadhan saja, melainkan seumur hidup kita.&lt;br /&gt;Seandainya semangat seperti itu yang hidup dan terus hidup dalam diri kita sebagai kaum muslim, pastinya penutupan bar, diskotek, tempat karaoke mesum, supervisitas pada peredaran miras dan narkoba, serta cutinya PSK tidak hanya akan terjadi di bulan puasa. Berhentinya aktivitas pacaran tidak hanya akan terjadi di bulan puasa. Kerudung tidak hanya menjadi penghias kepala para muslimah di bulan puasa. Takut berbuat dosa dan ramai-ramai memohon ampun tidak akan hanya terjadi di bualan puasa. Masjid pun tidak akan kehilangan jamaahnya di luar bulan puasa. ’Penyopanan’ tayangan televisi bukan cuma diadakan saat Ramadhan datang. Akan tetapi longlife application.&lt;br /&gt;Semangat untuk menjadikan Ramadhan sepanjang masa tentu saja tidak seharusnya hanya dirasakan oleh individu semata. Masyarakatpun harus bersepakat untuk menjalankannya dan tentu saja harus didukung oleh pemerintah yang juga mempunyai semangat longlife dalam mengambil aturan Allah SWT. Karena jelas, kita bukan hanya seorang muslim ketika Ramadhan. Sehingga aturan yang diterapkan disetiap saat kita –di bulan Ramadhan dan seblas bulan lainny- harusnya aturan Islam. Pemerintah seharusnya mengambil aturan Islam untuk dijadikan peraturan kehidupan masyarakat yang akan dilaksanakan setiap waktu. Sehingga masyarakatpun menjadikan aturan Islam sebagai kebutuhan sehari-hari yang tidak pernah terlewatkan. Bila itu semua terwujud dalam ketakwaan kepada Allah SWT sebagai oleh-oleh Ramadhan, pasti Islam rahmatan lil ’alamin tak hanya menjadi ikon dalam buku religi. Dan semangat untuk beraktivitas seperti halnya di bulan Ramadhan tidak akan pernah mati. Wallahu ’alam bis-showab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-3797165650323878597?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/3797165650323878597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=3797165650323878597&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/3797165650323878597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/3797165650323878597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/09/my-ramadhan.html' title='My Ramadhan'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-968817034444491796</id><published>2008-08-09T12:10:00.001+07:00</published><updated>2008-08-09T12:27:12.870+07:00</updated><title type='text'>catatan dari K'</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;PENDIDIKAN GRATIS?? EMANG ADA??&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;       Musim penerimaan mahasiswa baru telah dimulai di berbagai perguruan tinggi. Usai berlangsungnya jalur nasional yaitu melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN), jalur lain pun banyak dibuka untuk menerima mahasiswa baru. Tak sedikit dari calon mahasiswa baru yang mengikuti jalur ini. Tentu saja ini menjadi peluang bagi perguruan tinggi yang bersangkutan. Pasalnya biaya pendidikan untuk jalur di luar jalur SNMPTN jauh lebih besar, apalagi di PTN yang telah menyandang status BHMN.&lt;br /&gt;       Untuk memenuhi anggaran rumah tangga perguruan tinggi, sejumlah PTN BHMN mengurangi kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta misalnya, hanya akan menerima sekitar 300 mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNM-PTN). Berarti hanya hanya 5 persen dari 6 ribu mahasiswa baru yang diterima tahun ini. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Ujian Masuk (UM) UGM, Budi Prasetyo kepada wartawan di kantor pusat UGM di Bulaksumur Yogyakarta, Kamis (15/5/2008). “Dibandingkan tahun lalu, tahun 2008 ini jumlah mahasiswa baru yang diterima lebih kecil sekitar 5 persen. Sedang pada tahun lalu mencapai 18 persen yang diterima melalui SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru),” kata dia (www.ugm.ac.id). Realitas ini menunjukkan adanya perubahan fungsi pengadaan pendidikan yang semula bersifat sosial menjadi profit oriented yang telah menggeser visi mulia pendidikan sebagai media pencerdas bangsa.&lt;br /&gt;       Kesulitan untuk melanjutkan pendidikan tidak hanya dirasakan oleh calon mahasiswa baru saja. Sejumlah siswa mulai dari tingkat SD hingga SMU juga dijerat dengan mahalnya biaya pendidikan. ”Setiap tahun, biaya pendaftaran sekolah terus saja menjadi persoalan. Ini karena pemerintah melakukan pembiaran dengan tidak sungguh-sungguh menanggung anggaran pendidikan berkualitas di sekolah-sekolah. Masyarakat bisa menuntut tanggung jawab pemerintah karena pendidikan berkualitas menjadi eksklusif untuk mereka yang mampu membayar saja,” kata Ade Irawan, Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (Kompas.com).&lt;br /&gt;       Selain itu, banyak siswa lulusan SMP di Jayapura, Papua, terpaksa tidak bisa melajutkan pendidikan ke SMU karena biaya pendaftaran yang dikenakan bagi murid baru sangat tinggi. Pantauan di SMU Gabungan Jayapura sejak 1 Juli hingga  3 Juli 2008, ratusan siswa lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan di  sekolah ini terpaksa harus pulang dengan kecewa. Mereka tidak sanggup membayar biaya pendaftaran yang jumlahnya mencapai Rp1.600.000 per siswa (Kompas.com). Sungguh aneh! Di era otonomi khusus (Otsus)  Papua ini seharusnya putra-putri orang asli Papua bisa mengenyam pendidikan secara gratis, termasuk pelayanan kesehatan, namun ternyata Otsus itu tidak ada manfaatnya. Padahal sejak diberlakukannya Otsus Papua oleh pemerintah pusat tahun 2001, dana yang mengalir ke provinsi tertimur ini mencapai  triliunan rupiah dan dana tersebut tidak dinikmati masyarakat asli Papua secara menyeluruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendidikan dalam Pandangan Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;       Segala urusan dunia jika solusinya diserahkan pada hasil pemikiran manusia tanpa melibatkan hukum-hukum Allah didalamnya, maka solusi tersebut tidak bisa menuntaskan masalah. Sehingga yang terjadi adalah fenomena tambal sulam ataupun gali lubang, tutup lubang atas masalah yang ada.  Maka dari itu jika ingin menyelesaikan masalah tanpa masalah termasuk pendidikan harus berujung pangkal pada Islam.&lt;br /&gt;       Dalam pandangan Islam, hakekat pendidikan adalah proses manusia untuk menjadi sempurna yang diridhoi Allah SWT. Hakikat tersebut menunjukkan pendidikan sebagai proses menuju kesempurnaan dan bukannya puncak kesempurnaan, sebab puncak kesempurnaan itu hanyalah ada pada Allah dan kemaksuman Rasulullah SAW. Karena itu, keberhasilan pendidikan hanya bisa dinilai dengan standar pencapaian kesempurnaan manusia pada tingkat yang paling maksimal. Setelah diketahui hakikat pendidikan maka berikutnya bisa dirumuskan tujuan dari pendidikan Islam yang diinginkan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, membangun kepribadian islami yang terdiri dari pola pikir dan pola jiwa bagi umat yaitu dengan cara menanamkan tsaqofah Islam berupa Aqidah, pemikiran, dan perilaku Islami kedalam akal dan jiwa anak didik. Karenanya harus disusun dan dilaksanakan kurikulum oleh Negara.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;, mempersiapkan generasi Islam untuk menjadi orang ‘alim dan faqih di setiap aspek kehidupan, baik ilmu diniyah (Ijtihad, Fiqh, Peradilan, dll) maupun ilmu terapan dari sains dan teknologi (kimia, fisika, kedokteran, dll). Sehingga output yang didapatkan mampu menjawab setiap perubahan dan tantangan zaman dengan berbekal ilmu yang berimbang baik diniyah maupun madiyah-nya.&lt;br /&gt;      Kedua tujuan dari pola pendidikan Islam bisa terlaksana jika ditopang dengan pilar yang akan menjaga keberlangsungan dari pendidikan Islam tersebut. Pilar penopang pendidikan Islam yang dibutuhkan untuk bekerja sinergis terdiri dari keluarga, masyarakat, dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Khilafah Mengutamakan Pendidikan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;       Sepanjang sejarah dunia, Islam telah terbukti mampu membangun peradaban manusia yang khas dan mampu menjadi pencerah serta penerang hampir seluruh dunia dari masa-masa kegelapan dan kejayaannya lebih dari 13 abad lamanya. Faktor paling menentukan atas kegemilangan Islam membangun peradaban dunia adalah keimanan dan keilmuannya. Tidak ada pemisahan ataupun dikotomi atas kedua faktor tersebut dalam pola pendidikan yang diterapkan. Sehingga generasi yang dihasilkan juga tidak diragukan kehandalannya hingga kini.&lt;br /&gt;       Sebut saja tokoh Ibnu Sina sebagai sosok yang dikenal peletak dasar ilmu kedokteran dunia namun beliau juga faqih ad-diin terutama dalam hal ushul fiqh. Masih ada tokoh-tokoh dunia dengan perannya yang penting dan masih menjadi acuan perkembangan sains dan teknologi berasal dari kaum muslimin yaitu Ibnu Khaldun(bapak ekonomi), Ibnu Khawarizm (bapak matematika), Ibnu Batutah (bapak geografi), Al-Khazini dan Al-Biruni (Bapak Fisika), Al-Battani (Bapak Astronomi), Jabir bin Hayyan (Bapak Kimia), Ibnu Al-Bairar al-Nabati (bapak Biologi) dan masih banyak lagi lainnya. Mereka dikenal tidak sekadar paham terhadap sains dan teknologi namun diakui kepakarannya pula di bidang ilmu diniyyah.&lt;br /&gt;       Hakekat pendidikan adalah hak setiap manusia yang harus dipenuhi oleh Negara. Allah mengamanahkan penguasa negara untuk benar-benar memenuhi kebutuhan umat tanpa syarat termasuk pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الامام راع وهو مسؤول عن رعيته&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang imam (pemimpin) adalah bagaikan penggembala, dan ia akan diminta pertanggungjawaban atas gembalaannya.” (HR. Ahmad, Syaikhan, Tirmidzi, Abu Dawud, dari Ibnu Umar)&lt;br /&gt;       Negara berkewajiban menjamin tiga kebutuhan pokok masyarakat: pendidikan, kesehatan, dan keamanan. Berbeda dengan kebutuhan pokok individu (sandang, pangan, dan papan) yang dijamin secara tak langsung oleh negara, pendidikan, kesehatan dan keamanan dijamin secara langsung oleh negara. Maksudnya, tiga kebutuhan ini diperoleh secara cuma-cuma sebagai hak rakyat atas negara (Abdurahman al-Maliki, 1963).&lt;br /&gt;       Ijmak Sahabat juga telah terwujud dalam hal wajibnya negara menjamin pembiayaan pendidikan. Khalifah Umar dan Utsman memberikan gaji kepada para guru, muazin, dan imam shalat jamaah. Khalifah Umar memberikan gaji tersebut dari pendapatan negara (Baitul Mal) yang berasal dari jizyah, kharaj (pajak tanah), dan usyur (pungutan atas harta non-Muslim yang melintasi tapal batas negara) (Rahman, 1995; Azmi, 2002; Muhammad, 2002).&lt;br /&gt;        Sejarah Islam pun telah mencatat kebijakan para khalifah yang menyediakan  pendidikan gratis bagi rakyatnya. Sejak abad IV H para khalifah membangun berbagai perguruan tinggi dan berusaha melengkapinya dengan berbagai sarana dan prasarananya seperti perpustakaan. Setiap perguruan tinggi itu dilengkapi dengan “iwan” (auditorium), asrama mahasiswa, juga perumahan dosen dan ulama. Selain itu, perguruan tinggi tersebut juga dilengkapi taman rekreasi, kamar mandi, dapur, dan ruang makan (Khalid, 1994).&lt;br /&gt;        Pada era Khilafah Utsmaniyah, Sultan [Khalifah] Muhammad al-Fatih (w. 1481 M) juga menyediakan pendidikan secara gratis. Di Konstantinopel (Istanbul) Sultan membangun delapan sekolah. Di sekolah-sekolah ini dibangun asrama siswa, lengkap dengan ruang tidur dan ruang makan. Sultan memberikan beasiswa bulanan untuk para siswa. Dibangun pula sebuah perpustakaan khusus yang dikelola oleh pustakawan yang cakap dan berilmu (Shalabi, 2004).&lt;br /&gt;        Peradaban Islam mengalami puncak  kegemilangan pada saat Bani Abbasiyah memegang tampuk kekuasaan dalam system pemerintah Khilafah Islamiyah. Sepanjang pemerintahan Khilafah Abbasiyah, perhatian sangat besar diberikan pada pengembangan ilmu pengetahuan dengan pola pendidikan islami. Sejarah mencatat berdirinya Bait Al-Hikmah sebagai madrasah dengan jenjang pendidikannya yang sistematis. Bait Al-Hikmah dibangun oleh Khalifah Al-Ma’mun yang dikenal sebagai khalifah pencinta ilmu pengetahuan. Dari Bait Al-Hikmah inilah lahir tokoh-tokoh muslim ternama yang telah disebutkan sebelumnya. Juga Bait Al-Hikmah lah menjadi mercusuar ilmu pengetahuan yang didatangi oleh semua orang dari segala penjuru dunia termasuk Barat. Dan munculnya Renaissance di Eropa terjadi setelah banyak orang Eropa menggali ilmu pengetahuan dari bait Al-Hikmah.&lt;br /&gt;       Negara sebagai pilar penopang bisa mewujudkan pola pendidikan Islami akan lebih optimal, efektif dan sempurna jika didukung dengan semua kebijakan yang dikeluarkan terhadap aspek kehidupan ini berlandaskan syari’at Islam. Peran yang bisa diambil oleh Negara dalam mewujudkan pola pendidikan Islami diantaranya :&lt;br /&gt;Menyusun kurikulum berdasarkan aqidah islam untuk semua institusi pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi). Filterisasi terhadap paham-paham sesat dan menyesatkan bisa dijalankan melalui standar kurikulum Islami. Sehingga harapannya tidak lagi masuk di materi sekolah tentang teori Darwin, ekonomi ribawi, serta filsafat liberal-sekuler dan lainnya yang tidak sesuai dengan Aqidah Islam.&lt;br /&gt;Seleksi dan kontrol ketat terhadap para tenaga pendidik. Penetapan kualifikasi berupa ketinggian syakhsiyah islamiyah dan kapabilitas mengajar. Jika sudah didapatkan tenaga pendidikan yang sesuai kualifikasi, negara harus menjamin kesejahteraan hidup para tenaga pendidik agar mereka bisa focus dalam penelitian dan pengembangan ilmu bagi anak didik dan tidak disibukkan aktivitas mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup.&lt;br /&gt;Menyajikan content pendidikan dengan prinsip al Fikru lil Amal (Link and Match / ilmu yang bisa diamalkan). Artinya jangan sampai isi materi pendidikan tidak membumi (tidak bisa diterapkan) sehingga tidak berpengaruh dan tidak memotivasi anak didik untuk mendalaminya.&lt;br /&gt;Selain itu, negara juga tidak membatasi proses pendidikan dengan batasan usia dan lamanya belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya...  ’K yakin pendidikan yang ideal seperti ini pasti akan terwujud jika kita sama-sama memperjuangkan penerapan Syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan.. Selamat berjuang sobat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-968817034444491796?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/968817034444491796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=968817034444491796&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/968817034444491796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/968817034444491796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/08/catatan-dari-k.html' title='catatan dari K&apos;'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-8680087250842491871</id><published>2008-07-08T12:36:00.000+07:00</published><updated>2008-07-08T12:38:11.283+07:00</updated><title type='text'>catatan dari K'</title><content type='html'>SELAMATKAN GENERASI KITA, SELAMATKAN BANGSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terbayang di benak kita ketika muncul kata “pemuda”? Mungkin, otak sebagian besar orang akan sibuk merangkai gambar sosok-sosok generasi harapan. Calon-calon martil yang sedang sibuk menggembleng dirinya dengan berbagai asahan agar siap untuk ditembakkan menembus dinding penghalang bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan terpandang di dunia. Sosok yang diharapkan mampu mengubah kondisi bangsa yang sekarang carut-marut ini menjadi bangsa yang jelas bentuknya: hidup dalam keamanan dan kesejahteraan yang terjamin.&lt;br /&gt;Calon-calon martil ini harus diasah untuk mampu menjadi martil yang berkemampuan demikian. Di sinilah pendidikan mengambil peran. Karena dalam institusi pendidikanlah –selain keluarga- pemuda diolah dan diasah dengan system dan kurikulum yang berlaku di dalamnya dengan tujuan menghasilkan produk didik berkualitas. Kualitas sebagai kaum intelektual yang mampu menjadi problem solver dari berbagai pemasalahan bangsa dan menjanjikan masa depan Indonesia yang lebih cerah.&lt;br /&gt;Kondisi yang ideal memang demikian. Namun bila dihadapkan pada realita dunia pendidikan kita saat ini, kualitas produk pendidikan yang semacam itu mungkin harus kita tinggalkan dulu sebagai mimpi, karena yang sering tampil di hadapan kita malah wajah buruk dari dunia pendidikan.&lt;br /&gt;Tengok saja pada berbagai kasus tawuran atau bentrok antar pelajar atau antar mahasiswa yang seringkali menjadi deadline berita berbagai media massa ternama. Salah satu yang sempat hangat dibicarakan adalah kekerasan Geng Nero yang terjadi di Pati, Jawa Tengah. Kekerasan berupa pengeroyokan yang dilakukan sekelompok siswi SMA terhadap seorang siswi SMP di suatu gang Jawa Tengah ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan. Kasus ini sekaligus menarik perhatian masyarakat untuk mempertanyakan kemampuan system pendidikan kita untuk mencetak kaum intelektual, bukan gladiator jalanan semacam itu. Kasus lain seperti tawuran antar mahasiswa di Unhas, Makasar malah terjadi hampir setiap tahun (Tempointeraktif.com). Bahkan, kekerasan antar pelajar maupun antar mahasiswa itu seolah-olah menjadi budaya yang turut menjadi warna pendidikan kita dan membudaya di kalangan pemuda bangsa ini, saking seringnya terjadi.&lt;br /&gt;Selain budaya kekerasan yang masih mewabah, intaian narkoba juga menanti penduduk dunia pendidikan ini. Di Sumatera Selatan, pemakaian narkoba di kalangan remaja dan generasi mahasiswa berhasil menempati urutan ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Sumatera Utara. Hal itu diungkapkan Penyuluh Madya Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Yudi Kusmayadi dalam diskusi narkoba dan judi yang diselenggarakan Jaringan Jurnalis Televisi, Rabu (13/2) di Palembang, Sumsel (Kompas.com). bukan hanya sebagai pemakai, bahkan pelajar ini juga banyak yang terlibat langsung sebagai pengedar barang perusak saraf tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Walikota Bogor HR. Iswara Natanegara, SH, para pelajar yang masih remaja sangat mudah dibujuk untuk menjadi pengedar narkoba, karena umumnya mereka memerlukan biaya untuk dapat memenuhi kebutuhan dalam kehidupan remajanya. Ini terjadi karena maraknya budaya hedonime yang menggilas mereka pula. Padahal, semakin banyak pelajar yang terlibat sebagai pengedar maka semakin intensiflah perekrutan pengguna narkoba di kalangan pelajar. Lantas, akan jadi apakah masa depan bangsa ini bila para calon pemimpinnya para junkies yang otaknya sudah pada rusak? Sekali lagi, pendidikan kita tidak bisa membuktikan dirinya mampu menhasilkan generasi yang patut diharapkan.&lt;br /&gt;Begitu pula kemampuan system pendidikan kita dalam mengendalikan moral peserta didiknya, menambah panjang daftar wajah buruk pendidikan. Hingga saat ini, belum terbukti juga kemampuan system pendidikan ini dalam menihilkan pergaulan bebas para peserta didiknya, sekaligus dampak perilaku tersebut seperti terjangkitnya virus HIV/AIDS. Sampai 31 Maret 2008 saja, jumlah pengidap AIDS nasional terlapor sebanyak 5,23 per 100.000 penduduk (BPS 2005: penduduk total 227.132,.350 jiwa). Dari jumlah itu, penyumbang 53,62% adalah pemuda (penduduk kelompok umur 20-29 tahun) yang notabene masih menjadi peserta didik (&lt;a href="http://www.aidsindonesia.or.id/"&gt;http://www.aidsindonesia.or.id/&lt;/a&gt;). Pengendalian moral yang gagal ini tidak lepas dari system pendidikan yang berpijak pada pemisahan urusan pendidikan dengan urusan agama. System pendidikan yang sekuler ini terlihat dari porsi pendidikan agama dalam kurikulum pendidikan nasional yang begitu kecil.&lt;br /&gt;Jika demikian wajah yang ditunjukkan oleh sistem pendidikan kita, harapan untuk menjadikan pendidikan sebagai pabrik amunisi generasi mendatang sepertinya tinggal harapan. Sudah buruk, pendidikan inipun kian hari kian tak terjangkau oleh sebagian besar generasi kita. Lalu, apa yang harus kita lakukan terhadap system pendidikan yang demikian ini keadaannya? Dimodifikasi dengan perbaikan-perbaikan atau diganti sekalian saja dengan system pendidikan yang lebih menjanjikan?&lt;br /&gt;Memodifikasi sistem pendidikan ini berarti melakukan perbaikan sebatas penampilan atau yang tampak saja. Padahal seperti yang kita singgung di atas, inti berbagai masalah yang memberi wajah buruk pendidikan kita adalah diterapkannya sekularisme pendidikan, diperparah dengan lingkungan materialisme-liberalisme yang mengelilinginya. Ini menyebabkan pendidikan kita mengabaikan potensi agama sebagai factor pencetak produk pendidikan yang berkualitas, malah terfokus untuk mencetak produk yang kompetitif dalam perkulian dunia (baca: globalisasi). Oleh karena itu, sepertinya memang tidak ada pilihan lain kecuali mencari alternative system pendidikan yang mampu mewujudkan harapan pada generasi mendatang kita dan bebas dari initi masalah tersebut.&lt;br /&gt;System pendidikan Islam berpijak pada aqidah Islam sehingga kurikulumnya pun disusun dengan melibatkan aspek akidah dalam setiap bagiannya. Tujuan pendidikannya adalah membentuk kepribadian Islami –baik pola pikir maupun pola sikapnya- serta membekali anak didik dengan sejumlah ilmu dan pengetahuan yang berhubungan dengan urusan hidupnya, mencetak kaum intelektual problem solver yang bertakwa. Lebih lagi, negara dalam sistem pendidikan Islam menjamin penyelenggaraan pendidikan serta bertanggungjawab penuh pada penyediaan fasilitas pendidikan bagi seluruh rakyatnya, tanpa memandang agama, suku, dan ras apalagi memandang kekayaan. Dengan demikian, pendidikan dapat menjamin dihasilkannya generasi mendatang berkualitas. Generasi berkualitas yang mengentaskan bangsa ini dari kesuramannya.&lt;br /&gt;Pertannyaan terakhirnya, mau tidakkah kita menerapkan sistem pendidikan Islam yang menjanjikan ini? Pilihannya di tangan kalian masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-8680087250842491871?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/8680087250842491871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=8680087250842491871&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/8680087250842491871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/8680087250842491871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/07/catatan-dari-k.html' title='catatan dari K&apos;'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-7402340025794562645</id><published>2008-07-02T19:10:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T19:14:17.899+07:00</updated><title type='text'>buletin K' edisi 19</title><content type='html'>NAPAK TILAS PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN H5N1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan Di Balik Virus Flu Burung. Inilah judul buku yang ditulis oleh Ibu Menteri Kesehatan kita Siti Fadilah Supari. Tulisan yang cukup mendobrak wacana berfikir masyarkat Indonesia. Mengungkap fakta ketidakadilan lembaga kesehatan dunia dalam kasus virus flu burug H5N1. Selama ini WHO dianggap sebagai lembaga yang bergerak dibidang kemanusiaan namun ternyata Bu Menkes menemukan sesuatu yang bertentangan dengan asumsi kebanyakan masyarakat.&lt;br /&gt; Dalam buku ini Bu Menkes mengawali kisahnya dengan menceritakan kegerahan pada mekanisme GISN (Global Influenza Surveillance Network). Sejak 50 tahun lalu 110 negara di dunia dengan kasus flu biasa harus mengirimkan spesimennya ke GISN yang kemudian menjadi milik GISN. Virus yang telah beralih kepemilikan ke GISN ini kemudian diteliti, sehingga terciptalah vaksin. Vaksin ini akan didistribusikan ke seluruh dunia dengan tidak cuma-cuma. Ketika dunia dihebohkan dengan adanya flu burung, mekanisme ini pula yang dipakai oleh WHO. Vietnam sebagai negara yang pertama kali terjadi kasus flu burung harus mengirimkan virusnya ke WHO CC (Collaborating Center). Alangkah malangnya Vietnam, karena setelah itu Negara ini tidak mengetahui kemana dan apa yang terjadi dengan virusnya. Dan tiba-tiba di dunia telah beredar vaksin flu burung dengan strain Vietnam.&lt;br /&gt; Hal serupa terjadi dengan Indonesia. Tahun 2006 flu burung telah endemik (tempat menyebarnya penyakit/wabah) di 30 propinsi (218 kabupaten/kota) dari 33 propinsi. Tahun 2007, akibat kematian pada manusia baertambah (113 dari 190 angka kematian tingkat dunia), memaksa kalangan peternakan untuk melaksanakan prioritas penanggulangan flu burung tahun 2007.&lt;br /&gt; Hal serupa terjadi dengan Indonesia. Tahun 2005 ketika di Indonesia terjangkit virus flu burung, dengan ‘patuhnya’ Indonesiapun mengirim virus flu burung ke WHO. Kemudian tahun 2006 diketahui bahwa virus Indonesia lebih ganas daripada virus dari negara lain. Artinya vaksin dengan strain Indonesia bisa digunakan lebih luas dari strain lainnya. Awal tahun 2007, Indonesia dikejutkan dengan munculnya vaksin flu burung strain Indonesia yang dibuat oleh perusahaan Australia, CSL, padahal Indonesia tidak pernah mengirimkan virusnya ke negara manapun kecuali WHO. Dan ternyata memang Australia mendapatkan virus flu burung Indonesia dari WHO CC.&lt;br /&gt; Selain itu, ada satu misteri yang melingkupi perjalanan virus flu burung, yakni tempat penyimpanan data virus flu burung yang bertempat di Los Alamos. Di tempat ini virus flu burung dikuasai oleh sedikit ilmuwan yang terdiri dari 15 grup peneliti, 4 dari 15 peneliti ini berasal dari WHO CC, sisanya tidak diketahui asalnya dengan jelas. Los Alamos adalah laboratorium di New Mexico berada di bawah Kementerian Energi Amerika Serikat. Di Laboratorium inilah Bom Atom Hiroshima dirancang. Laboratorium ini pula yang telah melahirkan senjata biologis pada perang Vietnam. Dan data DNA virus flu burung ada di tempat yang sama. Kapan dibuat sebagai vaksin dan kapan dibuat sebagai senjata kimia tidak ada yang tahu. Benar-benar sangat membahayakan nasib manusia sedunia.&lt;br /&gt;Perjuangan Seorang Menteri Kesehatan&lt;br /&gt;Kejadian ini membuat Bu Menkes bertekad untuk mengungkap dan mengubah ketidakadilan dan ketidaktransparanan mekanisme virus sharing  yang terjadi di WHO. Untuk mengetahui dengan jelas akan dijadikan apa virus flu burung yang dikirim ke WHO dan akan dibawa kemana virus tersebut. Perjuangan beliau diawali dengan mengadakan HLTM (High Level Technical Meeting) dan HLM (High Level Meeting) yang menghasilkan Dekalarasi Jakarta yang isinya mendesak WHO untuk merancang mekanisme baru dan membuat standar mekanisme virus sharing yang adil dan transparan. Dengan kata lain WHO harus mengubah sistem GISN yang tidak adil dan transparan. Deklarasi Jakarta ini kemudian dibawa ke WHA (World Health Assembly) -pertemuan para menteri sedunia- . Dalam pertemuan ini Indonesia akhirnya dengan dukungan dari 24 negara lainnya Indonesia mampu mengajukan perubahan mekanisme dan aturan organisasi kesehatan dunia ini.&lt;br /&gt;Ketika Indonesia mengajukan draft resolusi yang diilhami oleh Deklarasi Jakarta pemerintah Indonesia harus berhadapan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang mengusulkan bahwa mekanisme virus sharing GISN WHO -yang sarat ketidakadilan- tidak boleh diubah dan dipinggirkan. ”Dalam hati saya bertanya, apa hubungannya AS dengan WHO, atau GISN di WHO, mengapa AS mempertahankan sistem yang menurut pandangan saya adalah merupakan perampasan hak negara miskin affected countries oleh organisasi global yang seharusnya netral. Apa keuntungan dari AS dengan adanya GISN di WHO tersebut, atau kalau pertanyaan saya dibalik apa GISN selama ini menguntungkan AS?” Demikian Bu Menkes menulis dalam bukunya.&lt;br /&gt;Mengambil Sebuah Pelajaran&lt;br /&gt; Melalui buku yang berjudul Saatnya Dunia Berubah ini kita mengetahui keberanian seorang ibu Menteri Kesehatan. Bu Menkes Siti Fadilah Supari telah memberikan terobosan baru di dunia dengan menunjukkan keberaniaannya melawan ketidakadilan organisasi global yang sekarang ini jarang didapati pada putra-putri bangsa ini apalagi dengan statusnya sebagai pejabat negara bahkan seorang menteri. Meskipun beliau harus berhadapan dengan negara adidaya, Amerika Serikat.&lt;br /&gt; Dalam kejadian ini Bu Menkes menemukan sesuatu yang mungkin selama ini tidak diketahui oleh banyak orang. Yakni adanya peran besar Amerika Serikat dalam organisasi dunia WHO. Namun bagi orang biasa melihat sesuatu dengan jeli akan diketahui bahwa dalam setiap kebijakan WHO harus mendapat ’persetujuan’ dari AS. WHO hanyalah alat pelegitimasian dari Amerika atas kebijakannya agar bisa dianggap sebagai keputusan dunia. Amerika Serikat memiliki hak veto apabila ada keputusan WHO yang tidak sesuai dengannya. Hal ini seperti yang terjadi saat negara-negara yang tergabung dalam WHO mengeluarkan resolusi WHO yang ’mengutuk’ tindakan Israel di Palestina, namun Amerika memvetonya sehingga akhirnya resolusi tersebut tidak jadi dikeluarkan.&lt;br /&gt; Selama ini pemerintahan kita dan negera-negara lain di dunia selalu ’tunduk’ pada mekanisme dan aturan yang dibuat oleh WHO yang notabene ’anak’ Amerika Serikat sang empunya negara Kapitalis. Semua kebijakan yang melingkupi dunia sesuai dengan arahan Amerika. Pun terkait dengan masalah kesehatan. Mekanisme dan aturan kesehatan global dibuat oleh negara Paman Sam ini, seperti yang terjadi pada kasus GISN. Ibu Menteri Kesehatan telah membuka mata dunia tentang semua ini. Berusaha membuat mereka sadar akan kedaulatan bangsanya.&lt;br /&gt;Mahasiswa Harapan Umat&lt;br /&gt;Keberanian Bu Menkes mengubah ketidakadilan mekanisme GISN ini hendaknya menjadi pencerahan bagi putra-putri bangsa ini yang selama ini membisu dengan kedzaliman dan perbudakan yang dilakukan oleh negara adidaya. Sudah saatnya mahasiswa ikut berperan dalam memerangi kedzaliman dan ketidakadilan yang selama ini mewarnai dunia. Mengungkap dan memerangi pembodohan besar-besaran yang dilakukan oleh WHO dan Amerika Serikat kepada negara-negara dunia. Negara miskin disuruh sakit dan yang menikmati laba penjualan vaksin adalah negara-negara kaya yang notabene sekutu Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Kita sebagai mahasiswa kaum intelektual yang dianggap lebih oleh masyarakat, hendaknya tergerak untuk menguak kebohongan global ini. Apalagi telah umum diketahui bahwa mahasiswa adalah yang memiliki idealisme tinggi yang merupakan modal awal bagi para pemuda terutama mahasiswa untuk kritis dan berani bergerak mewujudkan idealisme yang tertanam pada diri mereka. Mahasiswa-lah tonggak perubahan. Mahasiswa adalah agent of change. Kini saatnya mahasiswa berjuang melepaskan diri dari penjajahan dan hegemoni imperium kapitalis yang dimotori oleh Amerika Serikat. Tepat kiranya judul buku Bu Menkes, Saatnya Dunia Berubah dan mahasiswalah motor perubahannya. Mari berjuang bersama-sama mengubah dunia dan menggapai kehidupan yang sejahtera serta diridhoi Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-7402340025794562645?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/7402340025794562645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=7402340025794562645&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/7402340025794562645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/7402340025794562645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/07/buletin-k-edisi-19.html' title='buletin K&apos; edisi 19'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-5383403852436560467</id><published>2008-07-02T19:07:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T19:09:32.929+07:00</updated><title type='text'>buletin K' edisi 18</title><content type='html'>SEABAD KEBANGKITAN: SEJAUH MANA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seabad sudah kita memperingati hari kebangkitan nasional Indonesia.  Hari kebangkitan yang notabene diawali dengan berdirinya organisasi kepemudaan Boedi Oetomo. Jika kita melihat kondisi Indonesia saat ini benarkah kebangkitan benar-benar kita raih? Kebangkitan hakiki yang bermakna adanya perubahan dari kondisi yang carut marut menuju yang lebih baik.&lt;br /&gt; Seratus tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi sebuah bangsa yang dikatakan mengalami kebangkitan. Ini berarti telah banyak perubahan yang terjadi di Indonesia, dan dengan rentang waktu yang seratus tahun ini harusnya Indonesia telah menjadi negara yang besar. Seberapa besar capaian bangsa Indonesia setelah seratus tahun lamanya bangkit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capaian 100 tahun kebangkitan&lt;br /&gt;Dalam satu abad kebangkitan ini ada moment berharga yang diprakarsai oleh mahasiswa yakni terjadinya reformasi pada tahun 1998. Dengan demikian berarti tahun ini kita telah menikmati 10 tahun kehidupan pasca reformasi yang menawarkan banyak kebebasan, mulai dari kebebasan berpendapat dan berorganisasi sampai kebebasan berekspresi Namun, benarkah 10 tahun pasca reformasi sekaligus 100 tahun kebangkitan ini telah mengantarkan Indonesia pada kondisi yang lebih baik?&lt;br /&gt; Menurut suatu stasiun televisi swasta nasional, salah satu dari 10 hal atau kondisi yang bisa dicapai Indonesia dalam masa 10 tahun pasca reformasi adalah harga BBM yang kian meroket. Bahkan harga BBM pada 10 tahun pasca reformasi ini dipastikan akan naik dengan kenaikan hingga 20-30 persen. Kepastian ini seperti halnya yang telah disampaikan oleh Menko Ekonomi Indonesia Boediono setelah rapat terbatas di kantor Presiden pada tanggal 5 Mei lalu. Menurut Presiden kita SBY, menaikkan harga BBM merupakan the last step untuk mengatasi carut-marutnya kondisi perekonomian Indonesia yang tak henti dilanda krisis (Kompas,5/5/2008). Namun kenyataannya, langkah yang disebut ‘terakhir’ tersebut malah dijadikan pilihan satu-satunya oleh pemimpin negara kita. Suatu langkah yang berani diambil dengan mengabaikan jeritan rakyat dibawahnya yang ‘terpaksa’ dikorbankan demi suatu alasan semu: menyehatkan APBN 2008 yang yang sedang sakit karena tekanan subsidi BBM yang membengkak seiring meroketnya harga BBM di pasaran internasional (berhasil menembus angka US$ 120 per barel!) (Metro Realitas, 13/5/2008). Ironisnya subsidi BBM dituduh telah memiskinkan APBN. Padahal hutang luar negeri yang menumpuk dengan cicilan bunga mencapai 98 triliunlah yang lebih pantas dijadikan tersangka tidak sehatnya APBN.&lt;br /&gt;Berbagai protes dilayangkan kepada pemerintah atas kebijakan yang mencekik rakyat ini. Kalaupun telah dianggarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kebijakan yang diambil untuk mengimbangi kenaikan harga BBM, disisi lain harga bahan-bahan kebutuhan juga akan ikut terimbas naik. Begitupun biaya transportasi serta biaya hidup. Selain itu, pemberian BLT pun tidak bisa merata menyentuh seluruh rakyat ekonomi lemah negeri ini. Faktanya, golongan rakyat tidak mampu (bukan miskin) tidak bisa mengecap dana yang dianggarkan hingga 12 Triliun pada tahun 2008 ini (Berita Petang, 14/5/2008). Lebih jauh lagi, kebijakan pemberian BLT ini akan mendidik bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermental pengemis (Topik Kita, 11/5/2008). Ini dikarenakan pemberian BLT membiasakan rakyat miskin untuk menengadahkan tangan kepada pemerintah tiap bulannya. Kebijakan yang tanpa dibarengi perluasan lapangan dan kesempatan kerja, perbaikan fasilitas transportasi, dll yang tidak bisa menjawab dampak kenaikan BBM yang lebih mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleksi Gerakan Reformasi Mahasiswa&lt;br /&gt;Berawal dari reformasi yang diprakarsai oleh mahasiswa ini, Indonesia mengalami perubahan dalam tatanan pemerintahan. Meskipun pada faktanya reformasi yang telah digoalkan mahasiswa ini ternyata mengantarkan Indonesia ke arah jurang yang lebih dalam, satu hal yang pasti bahwa mahasiswalah yang memiliki keinginan kuat untuk melakukan perbaikan atas kondisi rakyat yang terbelenggu pada orde baru. Artinya memang mahasiswalah yang punya potensi dan peluang untuk menjadikan bangsa Indonesia ini menjadi bangkit. Tentu ini bisa dilakukan jika mahasiswa memiliki keinginan kuat untuk mengubah bangsa ini menjadi lebih baik. Tidak dipungkiri banyak mahasiswa yang saat ini acuh dengan kondisi bangsanya. Hanya memikirkan dirinya agar bisa menyelesaikan perkuliahannya semata. Dan tidak sedikit mahasiswa yang kemudian berupaya memperbaiki kehidupan bangsanya. Mereka inilah yang kemudian berjuang melalui pergerakan-pergerakan mahasiswa baik yang terdapat dalam kampus maupun tidak. Namun  berbagai pergerakan mahasiswa yang terbentuk belum mampu mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang bangkit.&lt;br /&gt;Bila kita perhatikan, kegagalan pergerakan mahasiswa mengandung tiga titik poin. Pertama, Selama ini, pergerakan aktivis mahasiswa hanya menyerukan ide-ide sebatas perbaiki kebobrokan aparat pemerintahan, supremasi hukum, demokratisasi, turunkan harga bahan pokok, dsb yang merupakan ide-ide umum yang superfisial tanpa menyentuh akar permasalahan.&lt;br /&gt;Kedua, ide-ide tersebut tak jelas, tanpa melalui proses studi kelayakan sehingga disimpulkan apakah baik untuk diadopsi ataukah tidak. Hal ini diperparah dengan daya pikir politis mahasiswa yang lemah sehingga arah perjuangan mereka pun tak tentu (pokoknya memperjuangkan hak rakyat), bahkan aksi-aksi yang dilakukan pun sekedar respon reaksioner terhadap permasalahan populer rakyat.&lt;br /&gt;Ketiga, gerakan mahasiswa bukan merupakan gerakan yang ideologis. Hal ini membuat mahasiswa terbingungkan ketika dihadapkan pada perjuangan yang berbenturan dengan permasalahan yang masih asing atau suara mayoritas yang berkebalikan. Gerakan mereka lebih diarahkan oleh tren yang ada seperti demokratisasi dan otonomi tanpa menilik apakah ide tersebut pantas diperjuangkan. Oleh karenanya, untuk menuju pada kebangkitan hakiki maka harus diadakan rekonstruksi gerakan mahasiswa berdasar ketiga hal tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merunut permasalahan, Mencari jawaban&lt;br /&gt;Tidak dipungkiri permasalahan bangsa yang menumpuk ini adalah permasalahan yang sistemik dan holistik. Satu sama lain saling berkaitan membentuk jejaring yang rumit. Bahkan menyangkut permasalahan mendasar negara kita. Negara kita adalah negara dengan mayoritas muslim bahkan dalam Undang-undang Dasar 1945 telah menjadikan Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan negaranya. Namun dalam praktik perjalanan pemerintahannya justru meminggirkan peran Allah SWT dan membatasi pada aspek individu semata seperti pada proses pernikahan dan kematian.&lt;br /&gt;Dengan sistem pemerintahan demokratisnya, pemerintah telah memberikan peluang bagi masing-masing individu dalam pemerintah untuk melakukan penyelewengan. Dan membuat kebijakan yang memberikan maslahat pada segelintir orang saja. Jadilah rakyat yang jadi korban.&lt;br /&gt;Mahasiswa dalam upayanya memperbaiki kondisi ini dalam perjuangannya harus berpijak pada acuan perubahan yang sistemik, bukan hanya mengganti kabinet pemerintah dan pemimpin negara saja karena tidak akan menyelesaikan masalah. Perubahan ini haruslah kembali pada Undang-undang Dasar 1945 yakni menjadikan Allah SWT sebagai landasan dalam berkehidupan. Selain itu, konsep yang diperjuangkan harus jelas dan ideologis dengan mengupayakan kehidupan yang menjadikan peraturan Allah sebagai Undang-undang yang harus ditaati oleh seluruh rakyat.&lt;br /&gt;Maka selayaknya enam agenda reformasi mahasiswa diganti dengan agenda revolusi, yakni: menjadikan Rasulullah sebagai tauladan dalam segala aspek kehidupan, menegakkan syariat Islam secara sistemik, memberantas akar permasalahan bangsa (kapitalisme), membersihkan pejabat yang tidak amanah dan kroninya, mengganti sistem demokrasi yang nyata kegagalannya, serta menegakkan pemerintahan yang menjamin diterapkannya sistem Islam. Untuk mengawalinya perlu dilakukan revitalisasi pergerakan mahasiswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-5383403852436560467?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/5383403852436560467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=5383403852436560467&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/5383403852436560467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/5383403852436560467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/07/buletin-k-edisi-18.html' title='buletin K&apos; edisi 18'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-1768318445786128908</id><published>2008-07-02T19:04:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T19:06:56.373+07:00</updated><title type='text'>buletin K' edisi 16</title><content type='html'>MENEROPONG SISI PUBLIK PEREMPUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan April, Surabaya Plaza Hotel bekerjasama dengan Pusat Studi Perempuan (PSW) Unair kembali menyelenggarakan Anugerah “Kartini Award”. Tahun lalu, anugerah ini diberikan kepada para perempuan yang dinilai memiliki keunikan dalam profesinya. Seperti pemenang Kartini Award tahun 2007, Desak Nyoman Suarti, ia berprofesi sebagai seorang perajin perak dan pembina kesenian tradisional asal Ubud, Gianyar, Bali. Salah satu alasan yang dikemukakan oleh Ketua dewan juri dari Pusat Studi Perempuan (PSW) Unair, Liestianingsih D. Dayanti, mengapa Desak Nyoman Suarti memenangkan Kartini Award, adalah karena ia telah mendorong ibu-ibu tidak mampu di daerahnya untuk belajar menabuh gamelan yang selama ini lazimnya dimainkan oleh kaum laki-laki (Antara News, 2007). Pada tahun ini, tema yang diambil adalah bidang pariwisata. Dengan kriteria pemenang: berdedikasi tinggi pada profesinya; usia antara 18 – 60 tahun; didukung moril dari keluarga; berprestasi dibidangnya; memberikan manfaat dan memberdayakan ekonomi bagi orang disekitarnya; memiliki visi dan misi yang jelas; tetap memperhatikan sisi-sisi keperempuanannya (www.suarasurabaya.net , 2008).&lt;br /&gt; Bulan ke-empat ini, selalu tak pernah lepas dari sosok bernama Kartini dimana bertepatan pada bulan ini Kartini dilahirkan. Sepeninggal Kartini, kelahirannya ditetapkan sebagai hari   kebangkitan bagi perempuan. Bagaimanapun, amatlah disayangkan bila pengorbanan Kartini hanya dihargai dengan sekedar ber-kebaya, ber-sanggul, dan kini berupa penghargaan yang bertajuk “Kartini Award”. Bahkan beberapa aktivis perempuan menyalahartikan perjuangan Kartini sebagai upaya menyamakan posisi perempuan dan laki-laki. Padahal Kartini hanya menuntut agar perempuan diberi hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak bukan untuk menyamakan posisi perempuan dan laki-laki. Hal ini seperti yang tertuang dalam suratnya kepada Prof. Anton dan Nyonya tanggal 4 Oktober 1902.&lt;br /&gt;“Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum perempuan, agar perempuan lebih cakap melakukan kewajibannya yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan Khas Islam Tentang Perempuan&lt;br /&gt;Salah satu ’prestasi’ yang berhasil diukir oleh ideologi kapitalisme sekular di negara-negara berkembang, khususnya Dunia Islam, adalah kaum perempuan sering mengalami marginalisasi, bahkan tak jarang dikorbankan. Ironisnya, keterpurukan nasib kaum perempuan yang menerapkan ideologi kapitalisme-sekular, malah menisbahkan penyebabnya pada sikap sebagian kaum Muslim yang teguh terhadap keyakinannya, tak jarang pula kesalahan juga dilemparkan kepada Islam yang dianggap sebagai penghambat kemajuan kaum perempuan.&lt;br /&gt;Mari kita berhenti sejenak dan secara jernih melihat ke belakang tentang peran serta perempuan dalam meraih kemuliaan. Pada masa lalu, para  shahâbiyah pernah mempertanyakan persoalan yang mungkin juga dipertanyakan perempuan zaman sekarang. Azma bin Yazid pernah bertanya tentang masalah yang membebani kaum perempuan, ” Ya Rasullullah, aku mewakili kaumku untuk bertanya kepada engkau. Bukankah Allah mengutusmu untuk seluruh umat, baik laki-laki maupun perempuan. Kami beriman kepadamu dan Tuhanmu, namun kami merasa diperlakukan  tidak sama dengan kaum laki-laki. Kami adalah golongan yang serba terbatas dan terkurung. Kerja kami hanyalah menunggu rumah kalian, memelihara dan mengandung anak kalian. Kami tidak diberikan kesempatan untuk melakukan seperti yang dilakukan oleh kaum laki-laki. Kami tidak diberi kesempatan mendapatkan pahala shalat Jumat, menengok orang sakit, merawat jenazah, berhaji(kecuali disertai mahram) dan amalan yang paling utama jihad fî sabîlillâh. Ketika kalian pergi berjihad, kami bertugas menjaga harta dan anak kalian, serta menjahit pakaian kalian. Apakah mungkin dengan itu kami memperoleh pahala dari amalan yang kalian lakukan?”&lt;br /&gt; Rasulullah takjub mendengar pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Beliau  lalu menjawab, ”Asma’, pahami dan sampaikan kata-kata ini kepada kaummu. Pengabdianmu kepada suami dan usaha mencari kerelaannya telah meliputi dan menyamai semua yang dilakukan suami-suami kalian(laki-laki).&lt;br /&gt; Inilah kesetaraan hakiki yang dimaksudkan oleh Islam, laki-laki dan perempuan memiliki tanggung jawab dan peran yang seimbang sesuai potensi dan kelebihannya. Bagaimanapun, kemuliaan pokok perempuan tidaklah dapat dipahami dan diterima melainkan dengan hati yang penuh keimanan.&lt;br /&gt; Hanya saja di samping kedudukan perempuan sebagai hamba Allah, kaum perempuan tidak bisa menafikan keberadaannya sebagai bagian dari masyarakat, sebagai agama yang sempurna, Islam memandang setiap persoalan kemanusiaan tanpa pernah membedakan apakah masalah tersebut itu masalah laki-laki atau perempuan. Islam memandang setiap persoalan manusia sebagai tanggung jawab kaum Muslim. Tujuan utamanya adalah terjaminnya kebutuhan semua pihak dalam tataran individu, keluarga, maupun negara. Dari sinilah mahasiswa-baik laki-laki maupun perempuan- sudah sepatutnya untuk peduli dan turut memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada, bukan menambah masalah yang ada atau hanya sekedar mengkritik tetapi minim solusi!&lt;br /&gt; Berkaitan dengan hak, Islam telah memberikan keluluasan bagi laki-laki dan perempuan untuk melaksanakan aktivitas perdagangan, perindustrian, pertanian, transaksi, serta memiliki setiap jenis harta dan mengembangkannya, sebagaima firman Allah dalam surat an-Nisa[4]:32. Islam tidak melarang perempuan bekerja(tetapi hal ini bukan berarti bahwa perempuan wajib bekerja), asalkan sesuai dengan syariat, seperti: tidak berkhalwat, tidak memenuhi pekerjaan yang mengeksploitasi sisi keperempuanannya, dll.&lt;br /&gt; Selain itu, pelaksanaan dari peran publik, sebagaimana laki-laki, perempuan wajib mengurus urusan umat(aktivitas berpolitik dalam islam). Dan peran perempuan dalam aktivitas berpolitik seperti bergabung dalam kelompok dakwah, mengoreksi, dan menasehati penguasa, harus disadari sebagai perwujudan bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, bukan sebagai sarana meraih kekuasaan ataupun jabatan.&lt;br /&gt;Perlu dipahami pula, bahwa peran laki-laki dan perempuan tidak berarti sama rata dalam tanggung jawab dan hak untuk semua hal. Menyangkut kemampuan dan potensi masing-masing laki-laki dan perempuan, Allah telah memberikan tugas yang seimbang dengan kemampuannya. Misalnya, ketika Allah membebankan tugas dan kehamilan atas perempuan, Allah menciptakan kesanggupan untuk memikul tanggung jawab tersebut yang tidak dimiliki laki-laki, dalam kacamata kedokteran hal ini dapat dilihat dari segi anatomi manusia dimana perempuan memiliki rahim sedangkan laki-laki tidak. Dengan demikian dapat dipastikan, bahwa Allah yang menciptakan keseimbangan potensi yang dimiliki seseorang dengan tanggung jawab yang dibebankan kepada seseorang. Sebab, Allah tidak akan menzalimi dan membebani hamba-Nya di luar batas kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari Shahabiyah&lt;br /&gt; Sesungguhnya amat banyak pelajaran yang dapat diambil dari para shahâbiyah (para sahabat perempuan Nabi saw.) tentang bagaimana perempuan mencari kemuliaannya. Rasulullah saw telah menyampaikan kepada kita tentang penghargaan Islam terhadap peran pokok perempuan, sebagaimana sabda Beliau kepada putrinya, Fathimah:&lt;br /&gt; Fathimah, jika perempuan mengandung anak di perutnya, malaikat pasti akan memohonkan ampun baginya, dan Allah pasti akan menetapkan baginya setiap hari  seribu kebaikan, menghapuskan seribu kejelekannya. Ketika perempuan itu merasa sakit saat melahirkan, Allah akan menetapkan baginya pahala para pejuang di jalan Allah Swt. Jika ia melahirkan bayi, keluarlah dosa-dosanya seperti ketika ia dilahirkan oleh ibunya. Dan tidak akan keluar dari dunia dengan suatu dosa apa pun. Di kuburnya ia akan ditempatkan di taman-taman surga. Allah memberikan pahala seribu ibadah haji dan umrah dan seribu malaikat memohonkan ampun baginya hingga Hari Kiamat.&lt;br /&gt; Demikianlah Allah swt. telah mengatur kehidupan secara adil dan seimbang. Adakalanya Allah memberikan beban yang sama antara laki-laki dan perempuan dengan memandangnya sebagai manusia,  adakalanya Allah memberikan beban yang berbeda, karena sifat dan tabiat khusus sebagai laki-laki dan perempuan sebagai bentuk pengarahan aktivitas berdasarkan sifat dan tabiatnya masing-masing. Dengan demikian, adanya kekhususan-kekhususan tersebut tidak bisa dipandang sebagai bentuk diskriminasi syariat islam  terhadap perempuan, sebagaimana ditudingkan oleh kalangan feminis dan liberalis. Justru hal ini menunjukkan bahwa aturan-aturan Allah sangat manusiawi dan holistik, mengingat fakta perbedaan jenis manusia dengan implikasinya merupakan sesuatu yang tidak bisa dinafikan sama sekali. Bahkan, bisa dipahami bahwa dengan adanya perbedaan-perbedaan ini, keduanya bisa saling mengisi dan melengkapi dalam menegakkan aturan Allah di muka bumi ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-1768318445786128908?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/1768318445786128908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=1768318445786128908&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/1768318445786128908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/1768318445786128908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/07/buletin-k-edisi-16.html' title='buletin K&apos; edisi 16'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-5951221685472167675</id><published>2008-07-02T18:59:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T19:03:02.055+07:00</updated><title type='text'>buletin K' edisi 15</title><content type='html'>PEMIRA, TONGGAK SEBUAH PERUBAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 31 Maret lalu, PEMIRA Unair selesai digelar. Terlepas dari pro-kontra yang ada, sejatinya semua mahasiswa mempunyai harapan yang sama menuju Unair yang lebih baik melalui ormawa yang ada. Tak bisa dipungkiri bahwa peran mahasiswa sangat penting dalam perubahan bangsa. Agent of change adalah predikat yang tak bisa dilepaskan dari mahasiswa, bukti nyata akan peran mahasiswa nampak pada sejarah perubahan bangsa ini.&lt;br /&gt;Dimulai sejak kebangkitan nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, kemerdekaan 1945, bangkitnya orde baru 1966, dan bangkitnya orde reformasi 1998. Motor pergerakan itu bukanlah para sesepuh-sesepuh yang berdiri saja mereka tidak bisa. Melainkan seorang pemuda. Gerakan kebangkitan nasionalisme Indonesia diawali oleh Boedi Oetomo di tahun 1908, dengan dimotori oleh para mahasiswa kedokteran Stovia, sekolahan anak para priyayi Jawa, sekolah yang disediakan Belanda di Jakarta. Mereka melakukan perubahan di tubuh Indonesia yang pada saat itu dijajah oleh pemerintahan Belanda. Dua puluh tahun berselang, ikrar Sumpah Pemuda pada tshun 1928 yang mengarus utamakan persatuan agar tercipta sebuah perubahan, dan sekali lagi peristiwa ini tidak lepas dari peran serta pemuda.&lt;br /&gt;Lebih dekat lagi, peristiwa kemerdekaan Indonesia yang masih selalu kita peringati sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia hanya dengan Upacara bendera. Ketika beberapa hari menjelang detik-detik kemerdekaan, terjadi silang pendapat antara golongan muda dan tua dalam hal penyegeraan proklamasi kemerdekaan, dimana golongan muda menginginkan proklamasi kemerdekaan untuk disegerakan. Kalau saja para pemuda tidak bergerak dan memaksa golongan tua, mungkin kemerdekaan tidak akan pernah kita rasakan saat ini.&lt;br /&gt;Di sisi lain, masih ingatkah dengan Gie. Seorang Mahasiswa UI yang dengan kekritisan dan keberaniannya dapat membangkitkan semangat mahasiswa untuk melakukan perubahan menentang ketidakadilan. Seorang pribadi pemberani, jujur, dan lugas yang berpegang bahwa lebih baik di asingkan daripada menyerah pada kemunafikan. Setidaknya ia memberikan inspirasi kepada para pemuda khususnya mahasiswa untuk bergerak menuju perubahan yang ideal.  &lt;br /&gt;Pada masa Orde Baru penguasa mendepak para pemuda dan mahasiswa yang telah menjadi motor utama pendorong mobil RI yang mogok, sekaligus penggantian sopir dari Soekarno ke Soerharto. Bahkan sejak akhir tahun 1970-an para mahasiswa dibatasi geraknya dalam berpolitik dan dikungkung ke dalam ruang-ruang kuliah di kampus. Sebaliknya para tentara diguritakan ke dalam tatatan masyarakat sipil lewat dwifungsi ABRI. Bahkan yang masih segar di benak kita, peristiwa Tri Sakti yakni peristiwa penembakan, pada 12 Mei 1998 terhadap mahasiswa pada saat demontrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya.&lt;br /&gt;Sayang, semangat perjuangan mahasiswa saat ini ternodai dengan aksi anarkis beberapa mahasiswa, bentrok antarmahasiswa Fakultas Teknik dengan mahasiswa FISIP, Fakultas Ekonomi, dan melibatkan mahasiswa Sastra Universitas Hasanuddin (Unhas). Selain itu, aksi brutal lainnya terjadi di rumah pribadi Rektor Unhalu, Prof Ir Mahmud Hamundu, MSc, selain rumah rektor dilempari batu oleh oknum pemuda atau mahasiswa juga satu unit mobil truk milik rektor dibakar. (Liputan 6.com,29/03/2008). Hal seperti itu harusnya tidak dilakukan mengingat mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa ini. Mahasiswa harusnya kritis dan peduli dengan kondisi bangsa, bukan bertindak dengan pemikiran yang dangkal.&lt;br /&gt;Dari serangkaian kejadian satu masa ke masa yang lain, dapat diambil suatu benang merah. Bahwa mahasiswalah yang berperan untuk membuat perubahan pada setiap kondisi yang tidak ’normal’. Mahasiswalah pemimpin dari setiap perubahan yang ada. Karena mahasiswa mempunyai kelebihan dalam pemikiran ilmiah-kekuatan nalar, semangat muda, sifat kritis, kematangan logika, dan ‘kebersihan’ dari noda orde masanya. Mahasiswa adalah motor penggerak utama perubahan. Mahasiswa diakui perannya sebagai kekuatan pendobrak kebekuan dan kejumudan masyarakat&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa sejatinya mampu membuat arus perubahan. Dengan modal kekritisan mahasiswa sudah mampu mengaruskan perubahan ditengah-tengah masyarakat. Karena dengan modal itu pula mereka dapat mengetahui bagaimana rusak dan bobroknya negara. Kekritisan itulah yang membuat kaki dan tangan mereka bergerak melakukan sebuah gebrakan.&lt;br /&gt;Sayangnya potensi mahasiswa yang besar ini dilumat oleh kurikulum-kurikulum kampus yang membuat mahasiswa dipersibuk dengan tugas dan praktikum. Kondisi ini secara tidak langsung telah mengurangi kekritisan mahasiswa akan kondisi yang terjadi pada masyarakatnya saat ini. Jangankan dalam lingkup masyarakat, terkadang mahasiswa tidak memberikan perhatian terhadap lingkungan kampusnya sendiri.&lt;br /&gt;Seperti pada kasus diubahnya Unair menjadi BHMN yang merupakan bentuk kapitalisasi pendidikan. Berapa persenkah mahasiswa Unair yang mengetahui? Berapa persenkah mahasiswa Unair yang mencoba mengkritisinya? Hanya segolongan kecil saja. Belum lagi dengan permasalahan konversi minyak tanah menjadi elpiji yang memberikan efek domino berupa kenaikan harga minyak tanah, kelangkaan BBM, kenaikan harga sembako, meroketnya harga elpiji dan permasalahan lainnya.&lt;br /&gt;Presiden BEM dan para legislatif yang terpilih merupakan orang-orang yang kritis akan kondisi kampus dan masyarakatnya. Dengan ini, muncul harapan untuk mensuasanakan mahasiswa yang lain untuk menjadi kritis terhadap kebijakan-kebijakan dan perubahan yang ada.   Baik kebijakan-kebijakan yang diperuntukkan bagi internal maupun ekternal organisasi. Hal ini tentunya dilakukan tanpa meninggalkan tugas ’utama’ mereka sebagai kaum intelektual yang secara otomatis membuat mereka harus menguasai bidang ilmu yang mereka tekuni di perkuliahan&lt;br /&gt;Tidak hanya kritis, diharapkan pula presiden BEM dan legislatif yang terpilih juga mampu menjadikan diri sendiri dan orang lain sebagai orang yang berani mengingatkan pihak berwenang manakala kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan tidak tepat atau menyengsarakan civitas akademika Unair dan masyarakat umum. Sehingga PEMIRA Unair menjadi lebih berarti tidak hanya sebagai pesta demokrasi mahasiswa yang nantinya berlalu begitu saja setelah tahu siapa yang memenangkannya.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah berpesan ”Siapa saja yang bangun di pagi hari dan tidak mempedulikan urusan umat maka dia tidak termasuk golongan mereka (kaum muslim).”(HR al-Hakim dari Ibnu Mas’ud)&lt;br /&gt;Demikian pula dalam hadis yang lain Rasul juga bersabda:&lt;br /&gt;”Siapa saja yang menyaksikan penguasa zalim-yang melanggar hukum-hukum Allah, mengingkari perjanjian dengan Allah, menyalahi Sunnah Rasululah saw. Serta memperlakukan hamba-hamba Allah dengan buruk dan penuh permusuhan- tetapi dia tidak mengubahnya dengan ucapan ataupun indakan, maka Allah berhak memasukannya ke dalam api neraka.” (HR ath-Thabari dan Ibn al-Atsir)&lt;br /&gt;Dua wasiat Rosulullah SAW ini telah memberi pijakan bagi kita untuk menjadi orang yang senantiasa menyeru orang lain untuk menuju kebaikan dan menentang segala bentuk kemunkaran dan kedzoliman. Semoga kita menjadi orang-orang yang memegang teguh wasiat Rasullah Muhammad SAW. Amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-5951221685472167675?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/5951221685472167675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=5951221685472167675&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/5951221685472167675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/5951221685472167675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2008/07/buletin-k-edisi-15.html' title='buletin K&apos; edisi 15'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-7763115692343473001</id><published>2007-08-02T15:03:00.000+07:00</published><updated>2007-08-02T15:05:52.809+07:00</updated><title type='text'>PARCEL CAFÉ MORNING</title><content type='html'>Sabtu, 16 Juni 2007. Di dalam atmosfer udara yang sejuk dengan langit merona biru, Sejumlah orang yang tergabung dalam LSM (Lembaga Studi Mahasiswa) Karisma Airlangga menggelar acara Café Morning yang bertajuk “ Mahasiswa Unair Peduli AIDS, HIV AIDS Beware ! Islam As the Only Solution”. Acara Café Morning Karisma ini bertempat di Masjid An Nur RSUD dr. Soetomo Surabaya. &lt;br /&gt; Berbeda dengan sebelumnya, Café Morning kali ini dikemas dengan lebih 'apik'. Apa yang membuat Café Morning ini berbeda dengan sebelumnya? Acara kali ini dimeriahkan dengan adanya Expo Islam Goes to Ries. &lt;br /&gt; Ketika peserta mulai menginjakkan kakinya di tempat acara, dia akan disambut dengan timeline yang bercerita tentang berbagai gambaran HIV/AIDS mulai dari penyebab, gejala hingga solusi yang mampu mengatasi HIV/AIDS yaitu dengan penerapan Syariat Islam dalam naungan Khilafah Islamiyah. Kemudian peserta akan disuguhi dengan pemutaran VCD HIV/AIDS dan VCD Peradaban Islam.&lt;br /&gt; Setelah menikmati timeline dan pemutaran VCD, pesertadipersilahkan menuju tempat acara. Tepat ketika jam dinding berdentang 9 kali, acara Café Morningpun dimulai dengan menghadirkan dua narasumber yakni Bapak Dian Galih J. S.Ked sebagai narasumber I dan Bapak Mahyuddin S.Farm sebagai narasumber II. Narasumber I mengupas tentang HIV/AIDS (mulai dari sejarah perkembangan HIV/AIDS, Penyebab HIV/AIDS, patogenesis penyakit dan pengkritisan terhadap program pemerintah “Harm Reduction” untuk mengatasi permasalahan HIV/AIDS) . Beliau mengatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal secara cepat, mengikuti deret ukur dan menimpa usia produktif. Di Indonesia Sampai dengan 31 Maret 2007 secara kumulatif jumlah kasus AIDS yang dilaporkan adalah sebagai berikut:8.988 kasus. Rate kumulatif kasus AIDS Nasional sampai dengan 31 Maret 2007 adalah 3,96 per 100.000 penduduk (revisi berdasarkan data BPS 2005, jumlah penduduk Indonesia 227.132.350 jiwa). Untuk mengatasi HIV/AIDS di Indonesia telah dilakukan Harm reduction yang menginduk pada kebijakan UNAIDS.  &lt;br /&gt; Strategi ini antara lain meliputi  penargetan 100% kondom, pemberian jarum suntik steril dan pemberian substitusi narkotika, alkohol dan zat adiktif lain (NAZA). Jika dicermati strategi ini tidaklah menyentuh akar masalah, bahkan kontra produktif dan semakin mengeksiskan perilaku seks bebas sebagai penyebab utama penyebaran HIV/IDS. Penggunaan NAZA dan substitusinya terbukti semakin menjerumuskan pada free seks yang  merupakan transmisi utama HIV/AIDS. &lt;br /&gt; Dalam pemaparan narasumber II dijelaskan tentang bagaimana mengatasi HIV/AIDS dalam perspektif syariah Islam. Telah diketahui bahwa tranmisi utama HIV/AIDS adalah seks bebas, maka menghapuskan segala perilaku seks bebas dan segala pencetusnya adalah upaya satu-satunya untuk memutuskan rantai tranmisi utama HIV/AIDS. &lt;br /&gt; Mengatasi penyebab utama dari HIV/AIDS, Islam memberikan solusi dengan memerintahkan umat Islam untuk menjaga pandangan, menutup aurat dan melarang mendekati zina apalagi berzina. AlLoh SWT berfirman:&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” (TQS. Al Isra: 32)&lt;br /&gt;Islampun memberi pemenuhan naluri seksual manusia dengan mendorong orang tersebut untuk menikah.&lt;br /&gt; Namun HIV/AIDS bukan hanya masalah yang berkaitan dengan kesehatan saja tapi juga termasuk permasalahan yang sistemik. Oleh karena itu dibutuhkan solusi yang sistemik pula. Paradigma yang hendaknya dibangun adalah paradigma yang memiliki pilar yang tangguh, yaitu standardisasi perbuatan, control social yang akurat, dan keyakinan transcendental yang kokoh. Pilar ini tidak hanya dipikul oleh individu dan masyarakat semata, yang utama adalah dipikul oleh pemerintah dan Negara. Pandemi HIV/AIDS ternyata telah mengglobal, sehingga paradigma ini tidak cukup hanya untuk satu atau dua Negara, tapi semua masyarakat dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-7763115692343473001?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/7763115692343473001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=7763115692343473001&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/7763115692343473001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/7763115692343473001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/08/parcel-caf-morning.html' title='PARCEL CAFÉ MORNING'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-4194558088952012908</id><published>2007-08-02T14:57:00.000+07:00</published><updated>2007-08-02T15:01:34.460+07:00</updated><title type='text'>AIDS SUPERSTAR  I Care Don’t you?</title><content type='html'>AIDS masih jadi superstar! Di manapun ia diperbincangkan masih tetap menjadi bahan obrolan yang hangat. Bagaimana tidak, penyakit yang  disebabkan oleh virus HIV ini tetap konstan menduduki posisi sebagai masalah nasional . Hanya dalam waktu 20 tahun sejak ditemukan, AIDS sudah menjadi penyakit yang paling mengerikan. Dalam rentang waktu ini, sudah lebih dari 60 juta orang di dunia yang terinfeksi HIV. Data WHO tahun 2001 menunjukkan, di dunia terdapat 40 juta orang yang terinfeksi HIV, dengan 5 juta kasus baru, dan 3 juta orang yang meninggal akibat AIDS. Saat itu, AIDS adalah pembunuh nomor 4 di dunia.&lt;br /&gt; AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah satu kumpulan gejala yang timbulkan oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus. Pada awalnya penyakit ini memang banyak ditemukan pada kaum homoseksual. Banyak orang yang menganggap dirinya kebal dari AIDS karena merasa berada di jalan yang "lurus". Padahal, AIDS ini bisa mengenai siapa saja. tidak kenal jenis kelamin, usia, dan ras. Data menunjukkan jumlah terbesar penderitanya adalah kaum heteroseksual, dewasa muda pada usia produktif, dan peningkatan jumlah yang mencolok pada wanita. &lt;br /&gt;      Jika menilik perjalanan pada saat seseorang terkena virus HIV, maka diperlukan waktu 5-10 tahun untuk sampai pada tahap yang disebut AIDS. Setelah virus masuk          ke dalam tubuh manusia, maka selama 2-4 bulan keberadaan virus tersebut belum bisa terdeteksi dengan pemeriksaan darah, namun demikian virus tersebut sendiri sudah ada dalam tubuh manusia. Tahap ini disebut periode jendela (windows period). Dalam kelangsungannya, virus HIV menyerang sel CD4 (sebagai daya tahan tubuh) sehingga akan menurunkan secara drastis kekebalan tubuh penderita.  &lt;br /&gt;Kecenderungan naiknya laju prevalensi dari problem HIV/AIDS ini sukses membuat pemerintah kelimpungan. Pada akhir September 2006 kasus yang terdata sebanyak 11.604 kasus . Sedangkan kasus yang sebenarnya diprediksi  mencapai angka 90-120 ribu dengan 53% mengenai kelompok usia 20-29 tahun, kelompok remaja 16-20 tahun dan terakhir kelompok usia 31-35 tahun (Ditjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes RI). Lebih heboh lagi, Jawa Timur menduduki peringkat keempat penyebaran HIV/AIDS se-Indonesia. Dengan Surabaya sebagai kota pencetak kasus HIV/AIDS tertinggi, bahkan di kota Madiun HIV/AIDS dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). (Ditjen PPM dan PL-Depkes RI). &lt;br /&gt; Memang, perilaku seksual merupakan faktor penyebaran yang utama. Tapi banyak pula ditemukan kasus yang penularannya. Melalui transfusi darah yang tercemar, pada pencandu norkoba lewat penggunaan jarum suntik bergantian ataupun pemindahan dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya. &lt;br /&gt;Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan laju peningkatan HIV/AIDS di Indonesia. Salah satunya adalah kampanye ABCD. 'A' untuk Abstinentia (puasa seks), 'B' untuk Be Faithful (setia pada pasangan), 'C' untuk Condom maksudnya jika A dan B gagal maka digunakanlah kondom, 'D' untuk no drugs. Abstinentia dan Be Faithful adalah cara yang efektif untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Namun, jika upaya ini hanya dilakukan sebatas kampanye belaka tanpa disertai oleh tindakan hukum yang tegas, maka hasilnya akan sia-sia belaka. &lt;br /&gt; Penggunaan kondom bukan jaminan seseorang bebas tertular virus HIV, alat kontrasepsi ini memiliki pori-pori yang memungkinkan untuk ditembus virus. Karena, pada dasarnya fungsi kondom adalah untuk mencegah masuknya sperma bukan untuk membendung serangan virus. Hasil konferensi AIDS di Chiang Mai, Thailand pada tahun 1995 yang menyebutkan bahwa, “Penggunaan kondom aman, tidaklah benar”.  Bayangkan saja, pori-pori kondom yang terbuat dari bahan lateks diameternya 1/100 mikron dalam keadaan tidak meregang dan bisa 10 kali lebih besar bila meregang. Sedangkan ukuran virus HIV hanya ber diameter 1/250 mikron.&lt;br /&gt; Dengan semakin banyak juga bervariasinya kasus tentang pornoaksi dan pornografi, pemerintahpun tampakya menutup mata terkait semakin maraknya free sex. Hal ini dipertegas dengan bebasnya pimpinan redaksi  majalah porno (Playboy); RUU APP disahkan menjadi UU PP sehingga sanksi bagi pelanggarnya tidak lagi menjadi tegas; semakin menjamurnya lokalisasi;  ATM kondom yang justru membuka pintu bagi seks bebas. Dampaknya, sebagaimana yang diwartakan RCTI (25/5/2007), seks bebas di kota-kota besar sudah melampaui batas. Salah satu contohnya, seks bebas dikalangan remaja Makasar: di SMP sudah mencapai   40-50%, dikalangan SMA 60-90%, di tingkat mahasiswa sudah mencapai angka 90%.&lt;br /&gt; Lalu bagaimana dengan kita, apakah cukup dengan memasang poster tentang AIDS, memperbanyak obrolan tentang AIDS, menjual red ribbon untuk menggalang dana, membuat acara/quiz tentang AIDS, menyebarkan booklet/brosur tentang AIDS akan menyelesaikan masalah tentang AIDS?&lt;br /&gt;  Jika kita merujuk pada Islam, maka akan kita temukan sebuah bentuk penjagaan yang indah agar terhindar dari seks bebas. Allah SWT memerintahkan menahan pandangan dan memelihara kemaluan. “…Hendaknya mereka menahan pandangannya dan kemaluannya…” (QS.An-Nur:31).&lt;br /&gt; Interaksi antara lawan jenis, juga diatur dalam Islam. Sebagaimana Rasulullah saw. Telah mengingatkan kita dalam sabdanya, “Siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, jangan ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, sebab bila demikian setanlah yang menjadi pihak ketiganya.” (HR Ahmad).&lt;br /&gt; Sebab dalam Islam, hubungan antara lawan jenis itu hanya diperbolehkan dalam hal-hal yang di dalamnya mengharuskan mereka berinteraksi. Seperti dalam aspek pendidikan antara guru dan murid; muamalah  antara penjual dan pembeli; atau kesehatan antara dokter dan pasien.&lt;br /&gt; Terbukti rasa cinta ataupun kepada lawan jenis merupakan fitrah yang dimiliki sejak manusia ada di bumi. Dari zaman Nabi Adam sampai era sinetron Adam dan Hawa, rasa itu tidak hilang ditelan bumi. Kehadian rasa ini juga membantu manusia untuk tetap lestari. Rasa cinta merupakan bagian dari naluri yang dikenal dengan naluri melestarikan jenis(gharizatul nau').&lt;br /&gt; Untuk memenuhi naluri ini, Islam telah mengaturnya dalam sebuah pernikahan. Selain menganjurkan menikah, Rasulullah saw. juga mengingatkan agar kita jangan sampai menyesal jikalau meninggal dalam keadaan membujang. Beliau bersabda, “Orang meninggal di antara kalian yang berada dalam kehinaan adalah bujangan. Dan sebagian besar penghuni neraka adalah bujangan.”&lt;br /&gt; Berbeda dengan masyarakat sekular yang mendorong masyarakat membujang              karena alasan karier, ekonomi, menganggap nikah adalah beban  tetapi menyalurkannya melalui hubungan yang tidak jelas statusnya. Islam mengharamkan perzinaan dan segala yang terkait dengannya. Allah swt berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra:32).&lt;br /&gt; Mewujudkan sikap dan budaya menyalurkan naluri secara Islami dalam kehidupan bukanlah perkara mudah. Peran bersama, kontrol masyarakat, dan penegakan hukum Islam oleh negara mutlak diperlukan.&lt;br /&gt; Secara individual, agar kesadaran individu terwujud diperlukan adanya pendidikan dan pembinaan serius yang berkesinambungan dengan berbagai cara. Pembinaan diterapkan  harusnya memiliki karakter mendasar dengan proses berpikir yang jernih. Dengan begitu, keimanan yang mendalam bisa tertanam. Dengan itu pula seorang muslim akan selalu terdorong untuk terikat dengan seluruh aturan Allah SWT.&lt;br /&gt; Yang lebih penting dari sekedar peran individu dan kontrol masyarakat, tentu saja adalah penegakan hukum oleh negara. Hukum yang dimaksud adalah hukum Allah, bukan hukum sekular buatan manusia yang terbukti lemah dan tidak bisa diharapkan dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada. Disini peran negara amatlah vital, negara sebagai perisai yang mengurusi urusan rakyatnya, sebagaimana sabda Rasulullah saw,“Seorang imam (Khalifah) adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan dia dimintai pertanggung  jawaban terhadap rakyatnya (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt; Karena itu, masihkah kita berpangku tangan dan belum bergerak untuk bersegera menerapkan syariah Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Tentunya kita harus peduli dengan keadaan yang terjadi di sekitar kita, termasuk juga untuk mencegah lebih luasnya penyebaran AIDS,  I care, don’t You?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-4194558088952012908?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/4194558088952012908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=4194558088952012908&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4194558088952012908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4194558088952012908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/08/aids-superstar-i-care-dont-you.html' title='AIDS SUPERSTAR  I Care Don’t you?'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-4067081474633668951</id><published>2007-05-05T07:19:00.000+07:00</published><updated>2007-05-05T07:27:48.038+07:00</updated><title type='text'>AKSI DI HARI PENDIDIKAN</title><content type='html'>Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) disambut oleh teman-teman Karisma dengan melakukan aksi di Tugu Pahlawan. Aksi ini dimulai pukul 12.30, diawali dengan Orasi dan melingkari Tugu Pahlawan. Kemudian aksi dilanjutkan dengan berjalan mundur ke DPRD I JATIM. Aksi jalan mundur ini dilakukan sebagai apresiasi terhadap kemunduran pendidikan Bangsa Indonesia. Berikut Pernyataan sikap yang disampaikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Sikap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolak Upaya  Kapitalisasi Dan Liberalisasi Pendidikan  Di Indonesia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan adalah modal utama untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Tidak ada bangsa yang maju dan sejahtera tanpa topangan kualitas warga yang terdidik dengan baik. Semakin tinggi dan merata tingkat pendidikan suatu bangsa, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan dan kemajuan suatu bangsa. Begitu pula sebaliknya. Fakta saat ini, kualitas pendidikan yang semakin menurun adalah masalah pelik yang harus kita hadapi bersama. &lt;br /&gt;Indonesia butuh perubahan!  Inilah kiranya ungkapan hati nurani yang mewakili harapan masyarakat negeri. Masyarakat telah bosan dengan keadaan kehidupan negeri ini yang tak kunjung membaik dan tidak mampu membawa mereka kepada kesejahteraan hidup. Beberapa kali pergantian kepemimpinan tidak membawa perubahan secara signifikan negeri ini kepada kondisi yang lebih baik. Pada beberapa hal banyak dilakukan pembangunan fisik, terutama bangunan-bangunan komersial. Namun pada banyak hal yang lainnya pembangunan kondisi sosial-masyarakat diabaikan.  Padahal masyarakat berharap banyak pemimpinnya itu adalah sosok yang memiliki jiwa pengabdian, rela berkorban, dan kepekaan sosial yang tinggi.  Adakah yang salah atas kondisi ini?&lt;br /&gt; Permasalahan pendidikan di negeri ini tidak bisa dilepaskan dari sistem kapitalisme-liberalisme yang saat ini diterapkan di negeri ini. Hal ini terlihat jelas dalam format pendidikan baru di Indonesia. Pengalihan tanggung jawab pendidikan dari pemerintah ke MWA (Majelis Wali Amanat) sebagai pemegang kebijakan pendidikan mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi menggantikan pemerintah (pasal 1 RUU BHP). Perubahan ini akan berdampak pada dikapitalkannya (privatisasi) pendidikan. Untuk mewujudkan pendidikan berkualitas tentunya dibutuhkan dana yang tidak sedikit, akibatnya dana yang mahal itu akan dibebankan pada masyarakat yaitu para peserta pendidikan yang memiliki uang (kaya). Jika RUU ini disahkan maka  akan sangat tidak manusiawi karena adanya diskriminasi bagi si miskin untuk tidak bisa mengenyam pendidikan berkualitas. &lt;br /&gt; Dampak lainnya, akibat dari pemerintah membebaskan lembaga pendidikan (MWA) untuk mencari sumber dana pendidikan dari pihak manapun, maka arah pendidikan di Indonesia tidak lagi ditentukan oleh pemerintah tapi sangat dipengaruhi oleh pemegang dana terbesar. Dan terjadilah liberalisasi pendidikan yang semakin menjauhkan substansi pendidikan yang seharusnya mampu membentuk anak bangsa menjadi generasi yang cerdas, kritis beriman dan bertaqwa pada Sang Pencipta Alam Semesta ini, Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan peringatan hari pendidikan nasional (HARDIKNAS) yang jatuh pada tanggal 2 Mei ini, maka LSM KARISMA AIRLANGGA menyatakan sikap dan menyeru :&lt;br /&gt;1. Kepada pemerintah, sebagai pemimpin dan pelayan umat, agar bertanggung jawab penuh dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan murah bagi seluruh anak bangsa tanpa kecuali.&lt;br /&gt;2. Kepada pemerintah dan para wakil rakyat agar membatalkan disahkannya Rancangan Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP) menjadi UU BHP karena merugikan rakyat Indonesia dan menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam mengurusi rakyatnya.&lt;br /&gt;3. Kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia untuk mengambil sistem pendidikan Islam sebagai satu-satunya solusi terhadap masalah pendidikan di negeri ini karena Islam mampu menyelesaikan persoalan dalam segala aspek kehidupan. Dan selanjutnya meninggalkan sistem kehidupan kufur-Kapitalisme yang telah menyengsarakan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 2 Mei 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-4067081474633668951?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/4067081474633668951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=4067081474633668951&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4067081474633668951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4067081474633668951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/05/aksi-di-hari-pendidikan.html' title='AKSI DI HARI PENDIDIKAN'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-6454054885338513992</id><published>2007-05-05T07:03:00.000+07:00</published><updated>2007-05-05T07:19:19.219+07:00</updated><title type='text'>AGENDA KARISMA</title><content type='html'>Pada Tanggal 20 April 2007, LSM Karisma Airlangga mengadakan aksi menyambut hari Kartini bersama dengan JADWA BKLDK JATIM. Aksi ini diikuti oleh teman-teman dari BEM FK UNAIR, ITS, UNESA, IAIN, ITATS, NAROTAMA, UPN, dan PTS lainnya di Surabaya.Berikut ini Pernyataan Sikap yang disampaikan dalam aksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNYATAAN SIKAP&lt;br /&gt;AKSI MAHASISWA PEDULI BANGSA&lt;br /&gt;“SELAMATKAN NEGARA INI DARI PENJAJAHAN MELALUI PEREMPUAN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perbincangan tentang perempuan ibarat mata air yang tidak pernah kering, selalu menarik untuk dicermati. Terlebih lagi ketika berkembang opini tentang ketidakadilan, ketertindasan atau eksploitasi terhadap kaum hawa ini. Mengapa perempuan sering diperlakukan tidak adil dalam berbagai hal? Mengapa perempuan dianggap oleh sebagian pihak sebagai makhluk yang hina sehingga pantas ditindas oleh kaum laki-laki?  Sebagian pihak, termasuk para aktivis perempuan berusaha menjawab pertanyaan tersebut dengan menyalahkan sistem formal yang dianggap masih berpihak pada kepentingan laki-laki. Keadaan ini mendorong perempuan untuk berkiprah dan berperan aktif di segala bidang, sama dengan laki-laki tanpa pengecualian, termasuk dalam bidang politik. &lt;br /&gt; Berdasarkan pandangan terhadap fakta tersebut, para aktivis perempuan telah menjadikan isu sentral perjuangan politik mereka terfokus pada tiga hal, yaitu : kepemimpinan wanita, tuntutan kuota perempuan dalam parlemen, dan masalah independensi hak suara perempuan dalam pemilu. Tiga isu penjajahan perempuan ini dianggap paling strategis karena bisa dipastikan bahwa aspirasi perempuan akan senantiasa mewarnai setiap kebijakan publik yang diterapkan, mengambil kekuasaan dan pada akhirnya selesailah masalah perempuan. &lt;br /&gt; Jika dicermati, terkristalnya keyakinan bahwa persoalan perempuan akan terselesaikan manakala perempuan terjun langsung ke tataran kebijakan publik dan politis, sangat dipengaruhi oleh wacana pemikiran demokrasi kapitalistik yang kini mendominasi kultur masyarakat kita dimana didominasi oleh demokrasi kapitalistik sangat didominasi oleh kebebasan individual. Dampak dari pandangan ini adalah dipisahkannya laki-laki dan perempuan dari kesatuan masyarakat, sehingga pemecahannyapun hanya dilihat dari satu perspektif saja, yaitu perspektif perempuan. Padahal, permasalahannya adalah bukan kenapa manusia lahir dengan kodrat sebagai laki-laki atau perempuan sehingga muncul ketidakadilan, tetapi apakah sistem yang mengatur pembagian peran dan tugas masing-masing jenis ini benar atau tidak. Sehingga, obsesi para aktivis gerakan perempuan tersebut sebenarnya tidak akan pernah terwujud dan bahkan mereka sedang bermimpi.&lt;br /&gt; Sebagai din yang menyeluruh dan sempurna, Islam memiliki pandangan yang khas dan berbeda dengan pandangan demokrasi kapitalis dalam menyelesaikan permasalahan perempuan. Islam tidak menghalangi perempuan berkiprah dalam bidang politik, karena makna politik dalam Islam adalah pengaturan urusan umat dengan penerapan syari’at Islam. Islam membolehkan perempuan aktif di dalam majelis umat dalam rangka mengoreksi penguasa bukan membuat aturan, menjadi anggota partai politik dan peran-peran lainnya. Dan pengaturan Islam inilah yang akan membawa kesejahteraan bagi perempuan, masyarakat secara keseluruhan dan seluruh alam semesta dengan tidak mengerosi fitrah suci perempuan tapi tetap memberikan peran politik yang tepat pada perempuan. &lt;br /&gt; Untuk itu kami mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.  Allah SWT menciptakan perempuan dan laki-laki dengan tanggungjawab yang  sama untuk mengatur dan memelihara kehidupan, sehingga tidak ada salah  satu pihak yang merasa paling bertanggungjawab terhadap pengaturan dan  pemeliharaan kehidupan.&lt;br /&gt;2.   Menyerukan kepada negara untuk menyelesaikan persoalan perempuan yang muncul ditengah-tengah masyarakat karena persoalan perempuan bukan milik perempuan saja, tapi persoalan bangsa, sehingga penyelesaiannya pun harus dilakukan secara sistemik dengan kembali pada sistem Islam dan tidak berperspektif perempuan saja.&lt;br /&gt;3.  Menyerukan kepada para muslimah Indonesia harus menjadi muslimah cerdas, peka, kritis dan berideologi Islam agar bisa melawan serangan-serangan penjajahan terhadap perempuan atas nama perjuangan perempuan menuntut keadilan.&lt;br /&gt;4. Menyatukan kekuatan para muslimah khususnya mahasiswi untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat dalam rangka membangkitkan peran politik perempuan perspektif Islam dan menghapuskan penjajahan terhadap perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 20 April 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-6454054885338513992?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/6454054885338513992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=6454054885338513992&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6454054885338513992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6454054885338513992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/05/agenda-karisma.html' title='AGENDA KARISMA'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-681372091268447718</id><published>2007-05-05T06:58:00.000+07:00</published><updated>2007-05-05T07:03:06.409+07:00</updated><title type='text'>PARCEL CAFE MORNING</title><content type='html'>Di pagi yang indah diiringi dengan titik2 gerimis. Sabtu 14 April 2007 LSM Karisma Airlangga menyulap ruang kuliah FE menjadi Café Dadakan dengan nama Café Morning Karisma. Ga beda jauh dengan Café2 permanen, di Café Morning Karisma juga ada kue en minuman. Bahkan aktivitas yang biasanya ada di Cafépun seperti ngobrol en dengerin musik juga ada. Bedanya, ngobrolnya pake tema en ada narasumbernya. Café Morning kemaren bertajuk “Penjajahan Intelektual di Kampus”. Dua narasumber yang hadir yaitu Dr. Ni’matuzzahro (Dosen MIPA) en Bpk Arif Firmansyah (Dosen FE). &lt;br /&gt; Bu Ni’mah mendorong para intelektual kampus (mahasiswa dan dosen) untuk mengembangkan diri dan ilmunya melalui penelitian2 sehingga tidak kalah dengan asing (baca: Barat). Sebagai salah satu anggota HaKI beliau berpesan agar para intelektual kampus mewaspadai penjajahan dibalik perkembangan sains dan teknologi. Para peneliti harus memiliki idealisme bahwa perkembangan sains dan teknologi adalah untuk kesejahteraan umat. Bukan hanya segelintir orang (kaum kapital). Hendaknya mereka bertanggung jawab atas penelitian yang dilakukan. Kemanakah perginya hasil penelitian itu? Apakah perlu untuk segera di patenkan demi kesejahteraan umat? Atau justru kita relakan jatuh ke tangan asing (Kapitalis) untuk tujuan komersil yang mencekik umat? So...Kita harus waspada!!! Jangan hanya bangga dengan tropi dan materi semata. &lt;br /&gt; Sementara itu Pak Arif juga mendukung kaum muslimin untuk mengembangkan sains dan teknologi. Bahkan beliau menyampaikan saat ini harkat martabat negara ataupun suatu kaum harus ditunjang dengan sains dan teknologi. Namun realita lemahnya perlindungan pemerintah dalam pengembangan sains dan teknologi juga merupakan permasalahan yang harus dihadapi bersama. Bayangkan saja dana APBN yang dikeluarkan untuk Pendidikan Tinggi hanya 13%. Jumlah ini dipergunakan untuk biaya operasional Perguruan Tinggi (bukan hanya untuk pengembangan penelitian). Jadi wajar jika hambatan utama dalam pengembangan penelitian adalah biaya.&lt;br /&gt; Jika dibandingkan dengan masa kejayaan Islam memang agak jauh berbeda. Di zaman Kholifah Harun Al-Rasyid, orang yang menulis buku saja diberikan imbalan dengan emas seberat bukunya. Selain itu Islam juga telah mencetak generasi2 inovator seperti Ibnu Sina (pakar kedokteran), Khawarizmi (penemu logaritma), Al-Jabar (penemu aljabar) dan masih banyak lagi. Hal ini membuktikan bahwa Islam menjunjung tinggi sains dan teknologi dengan memfasilitasi (mempermudah proses pendidikan). Bahkan bukan hanya itu, ternyata Islam juga mengatur seluruh urusan manusia dan jika diterapkan dalam sistem maka pastilah kesejahteraan umat bisa teraih. Karena itu menurut Pak Arif untuk mengantisipasi penjajahan intelektual di kampus (eksploitasi hasil penelitian) harus ada kerjasama dari kaum intelektual dan juga pemerintah sebagai pelindung perkembangan sains dan teknologi.&lt;br /&gt; Nah, lalu langkah apa yang harus kita lakukan? Kita sebagai para intelektual kampus harus terus mengembangkan penelitian untuk peningkatan sains dan teknologi. Sembari secara bersamaan diikuti dengan mempersiapkan sistem yang mampu melindungi dan menghargai sains dan teknologi yaitu Daulah Khilafah yang diridhoi AlLoh SWT.&lt;br /&gt;So.... Jadi intelektual kampus yang siap mengisi Daulah Khilafah, Siapa takut !!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-681372091268447718?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/681372091268447718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=681372091268447718&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/681372091268447718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/681372091268447718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/05/parcel-cafe-morning.html' title='PARCEL CAFE MORNING'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-536946676595229728</id><published>2007-03-30T19:08:00.000+07:00</published><updated>2007-03-30T19:28:59.523+07:00</updated><title type='text'>Buletin K edisi 7</title><content type='html'>MENELADANI RASULULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanggal 12 Rabiul Awal atau 31 Maret penanggalan Masehi mengingatkan kita akan kelahiran manusia pilihan,Rasulullah saw. Peringatan kelahiran Nabi ini sering disebut Maulid Nabi. Berbagai ritual rutin senantiasa dilakukan untuk menyambut kelahiran Nabi. Atau bahkan bagi intelektual kampus moment ini sering terlupakan karena tergerus dengan aktivitas kuliah yang padat. Ritual yang rutin dilakukan, orang Jawa menyebutnya sebagai muludan, diramaikan dengan selamatan, shalawat (puji-pujian) terhadap Rasulullah bahkan ada yang lebih ekstrem merayakannya dengan memandikan benda-benda keramat yang diklaim sebagai warisan para wali.&lt;br /&gt; Berbagai aktivitas yang dilakukan kaum muslimin menunjukkan bukti kecintaannya pada Rasulullah saw. Tidak bisa dipungkiri sosok Baginda Rasul adalah mulia di mata umat. Melalui beliaulah kita saat ini bisa mwngambil satu-satunya dien yang diridhoi Allah Swt. Keteguhan beliau dalam mendakwahkan Islam ditengah-tengah kaum kafir yang selalu menentang Risalah yang diembannya. Rasulullah saw adalah individu yang luar biasa mulai dari akhlaknya, bahkan beliau adalah politikus, kepala negara dan panglima perang yang tangguh. Upaya yang dilakukan kebanyakan kaum muslimin untuk membuktikan kecintaannya pada Rasulullah saw terkesan hanya sebatas ritual semata. Ketika moment maulid Nabi berakhir tidak berbekas sama sekali di dalam benak kaum muslimin. Bahkan yang harus diwaspadai ketika maulid Nabi adalah sikap berlebih-lebihan yang berujung pada pengkultusan Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda akan larangan mengkultuskan beliau:&lt;br /&gt;“Janganlah kalian mengkultuskan aku sebagaimana orang-orang Nasrani mengkultuskan putra Maryam (Isa as)” (HR. Bukhari dan Ahmad). &lt;br /&gt; Rasulullah saw adalah rasul terakhir pilihan Allah. Sosoknya memang teladan bagi umat. Bahkan penulis non muslim mengakui kebesaran Rasulullah saw. “ Dia datang seperti sinar dari langit jatuh ke padang pasir yang tandus, kemudian meledakkan butir-butir debu menjadi mesiu yang membakar angkasa sejak Delhi sampai Granada,” tulis  Thomas Carlyle dalam On Heros and Hero Workship. Michael Hart dalam bukunya , Seratus Orang yang Paling Berpengaruh di Dunia, menempatkan Rasulullah sebagai urutan pertama. “ Dia adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia lebih dari Newton dan Yesus atau siapaun di dunia,” tulisnya. Allah berfirman “ Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian. (QS Al-Ahzab [33]: 21). &lt;br /&gt; Meneladani Rasulullah sebagai bukti kecintaan adalah sebuah keharusan. Al-Azhari dalam kitab Muqawwimât an-Nafsiyyah al-Islâmiyyah mendefinisikan cinta” Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya”. Harusnya yang kita lakukan sebagai bukti pengagungan dan cinta kepada Rasulullah dengan meneladani Rasulullah saw dalam setiap sisi kehidupan kita. Artinya risalah yang dibawa Rasulullah untuk seluruh umat manusia wajib diterapkan dan diemban keseluruh penjuru dunia. Menerapkan syariah secara kaffah adalah bukti kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. “ Katakanlah, “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, dan kaum keluarga kalian, juga harta dan kekayaan yang kalian usahakan, perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiaannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan(azab)-Nya.” Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang-orang fasik. (QS at-Taubah [9]: 24). Ayat diatas menggambarkan bahwa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya menduduki urutan teratas dan sebagai bukti tingkat keimanan kita.&lt;br /&gt; Jika saat ini kondisi di Indonesia bahkan dibelahan bumi manapun tidak ada penerapan syariah secara kaffah. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk memperjuangkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-536946676595229728?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/536946676595229728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=536946676595229728&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/536946676595229728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/536946676595229728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/buletin-k-edisi-7.html' title='Buletin K edisi 7'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-503171451078838469</id><published>2007-03-25T18:15:00.000+07:00</published><updated>2007-03-25T18:38:29.300+07:00</updated><title type='text'>KENAPA HARUS KHILAFAH ?</title><content type='html'>REFLEKSI 83 TAHUN RUNTUHNYA KHILAFAHISLAMIYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     3 Maret 1924, Khilafah dibubarkan KamalAttartuk, agen Inggris keturunanYahudi. Inilah puncak kemerosotan kaummuslim yang memang sudah lamamenggerogoti tubuh umat. Atas namaDewan Agung Nasional Turki (AlJam'iyyatu al Wathaniyah al Kubro),Kamal merubah Turki menjadi Republikdengan asas sekulerisme. Tidak hanyaitu, Kamal melakukan proses sekulerisasi dengan tangan besi.Khilafah dibubarkan, alasannyadiktator, korup, dan bermacam tuduhan keji lainnya. Hukum syara' pun diganti, dianggap kuno dan tidak manusiawi. Segala yang berbau Islam, dituduhberbau Arab, dan harus diganti. Mulaidari bahasa Arab, pakaian Arab, sampaiadzan semua harus diubah. Islamdicampakkan. At Tatturk lupa, Islamlah yang membuat umat Islam, rakyat Turki,jaya dan gemilang.Sekarang, 3 Maret 2007. Penderitaan umat semakin bertambah. Negeri-negeriIslam terpecah belah menjadi puluhan negara yang dikontrol oleh penjajahBarat. Negara lemah, yang tidak bisa menolong saudaranya sendiri. Bayangkan, mereka tidak bisa menyelamatkan Pelestina, yang dijajah Israel. RakyatIrak dibantai, Fallujah negeri dengan seribu menara masjid dinodai, tapi penguasa-penguasa negeri-negeri Islam yang sekuler itu sekedar jadi penonton. Darah kaum muslim, demikian gampang ditumpahkan oleh penjajah AmerikaSerikat dan sekutunya dibantu agen-agen pengkhianat dari umat Islam sendiri. Mulai dari Palestina, Irak,Afghanistan, Bosnia, Chechnya,Uzbekistan, Sudan, Pattani Thailand, Moro Philipina, Poso, Ambon, Aceh.Padahal jumlah kaum muslim lebih dari1,5 milyar. Kemiskinan, kebodohan,konflik, kemaksiatan pun identik dengan negeri-negeri Islam. Inilah buah &lt;strong&gt;sekulerisasi&lt;/strong&gt;. Inilah buah diruntuhkannya Khilafah. Sekarang, tidak ada lagi alasan bagi kaum muslim untuk tidak kembali menegakkan Khilafah. Sebab, beribuargumentasi bisa kita kumpulkan, untukmenunjukkan &lt;strong&gt;kenapa kita butuh KhilafahIslam&lt;/strong&gt;. Beberapa argumentasi penting itu antara lain :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(1) Tuntutan Aqidah dan Syariah Islam.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ikrar seorang muslim yang bersyahadah : La ilaha illa Allah menuntut seorangmuslim untuk mau diatur oleh aturanAllah SWT. Allah mengecam tidak berimansampai seorang muslim mau diatur olehaturan Islam. Persoalannya, bagaimanamungkin kita bisa menerapkan hukumAllah secara total kalau kita tidakpunya negara Khilafah? Aturan Islam yang lengkap pun tidak akan pernahterwujud tanpa Negara Khilafah.Demikian penting perkara ini sampaiRasulullah SAW menyebut mati jahiliyahyang dipundaknya tidak ada bai'atkepada Khalifah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(2) Mensejahterakan rakyat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanpa Khilafah umat diatur dengan sistemkapitalistik yang serakah. Sistem kapitalistik ini hanya mensejahterakan sebagian kecil orang. Sementaramayoritas umat hidup dalam kemiskinan.Jangan untuk pendidikan, kesehatan, dan transportasi yang semakin mahal dantidak terjangkau, untuk makanpun sulit.Meksipun negeri Islam, negeri yang kekayaan alamnya luar biasa. Bagaikankata pepatah : &lt;em&gt;Ayam mati di lumbung padi&lt;/em&gt;. Sementara kebijakan ekonomikhilafah adalah menjamin kebutuhan pokok (sandang, pangan, papan) tiapindividu rakyat. Pendidikan, kesehatan,keamanan, transportasi yang merupakankebutuhan vital rakyat pun diperolehdengan biaya murah, bahkan bisa gratis.Sebab, kekayaan alam seperti emas,minyak, gas, hutan adalah milik umum yang hasilnya diberikan kepada rakyat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(3) Menjamin keamanan rakyat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penguasa sekuler negeri-negeri Islam karenalebih menghamba kepada kepentinganpenjajah, membiarkan rakyatnya dibunuh.Atas nama demokrasi, kebebasan, perangmelawan terorisme, penguasa itu membunuh rakyatnya. Saudi, Kuwait,Bahrain, Qatar, Turki, bahkan menyediakan lahan bagi pesawat dan pangkalan militer negara penjajah untuklebih gampang membunuh saudaranya diIrak dan Afghanistan. Tidak halnyadengan Khalifah yang agung, mereka akan menjaga nyawa rakyatnya. Rasulullah SAW marah besar saat ada seorang muslim yang terbunuh di Madinah olehsegerombolan Yahudi yang mengeroyoknya.Pasalnya, pria muslim tadi membela seorang muslimah yang dinodai kehormatannya oleh gerombolan Yahudi.Apa yang dilakukan Rasulullah SAW untuk membela rakyatnya yang terbunuh ?Hukuman mati bagi pelaku pembunuhan dan mengusir Yahudi yang telah melanggar perjanjian. Jangankan nyawa manusia,Umar bin Khaththab sangat khawatir kalau di perjalanan ada unta yang terperosok karena jalan yang rusak.Khalifah juga akan bertindak tegas terhadap pelaku pembunuhan apalagi para perusuh yang membunuh banyak orang.Khalifah tentu saja tidak membiarkan ada rakyat yang dibunuh dan dibantai.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(4) Menjaga pertahanan, keutuhan danpersatuan negeri-negeri Islam.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketiadaan Khilafah, membuat kaum muslim bagaikan kehilangan penjaga rumah mereka. Akibatnya, orang-orang jahat dengan gampang masuk dan membuat kerusakan di negeri-negeri Islam. Ironisnya, orang-orang jahat inidiundang oleh penguasa muslim sendiri,atas nama demokrasi, rekontruksi,pembangunan, investasi dan lain-lain.Padahal penjajah tersebut punya tujuan yang satu mengeksploitasi negeri-negeriIslam. Negeri-negeri Islam yang tadinyasatu dibawah naungan Khilafahpun dipecah-pecah, atas nama kemerdekaan dan penyelesaian konflik. Timor Timurlepas, Sudan diambang perpecahan,muncul konflik etnis di Irak, semuanya tidak lepas dari peran penjajah.Khalifah-lah yang akan kembali menyatukan umat Islam. Dan itu pernahterbukti bukan omong kosong. KhilafahIslam berhasil menyatukan umat manusia dari berbagai ras, suku, bangsa, warnakulit dan latar belakang agama yang sebelumnya berbeda. Semuanya dilebur dengan prinsip ukhuwah Islamiyyah.Tentu saja Khalifah tidak akan membiarkan ada penjajah yang ingin masuk ke negeri Islam. Lihat sikap tegas Rasulullah mempertahankan keutuhan negeranya. Melihat pengkhianatan kabilah Yahudi Khoibar yang menikam dari dalam saat membantu pasukan koalisi dalam perang Ahzab,Rasulullah tidak tinggal diam, segera setelah kembali dari Makkah, Rasulullah menyerang dan menghukum Yahudi Khoibar.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(5) Memuliakan dan menjaga kehormatanwanita.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme telah merendahkan wanita dengan serendah-rendahnya.Mereka menganggap wanita tidak lebih dari barang ekonomi yang bisa diperjualbelikan. Lihat saja bisnis pelacuran ,hiburan, yang semuanya mengekspolitasiwanita. Para kapitalis yang rakus jugamemperkerjakan wanita di pabrik-pabrikdengan upah yang sangat murah. Sangatberbeda dengan Islam, yang demikianmemuliakan wanita. Pesan Rasulullah:&lt;em&gt;sebaik-baik kalian adalah yang palingbaik terhadap wanitanya&lt;/em&gt;. Benar-benar dilaksanakan oleh umat Islam. Islam menjaga kehormatan wanita dengan kewajiban menutup aurat dan mengatur pergaulan wanita. Siapa yang menuduhwanita baik-baik berzina tanpa bukti dijatuhkan sanksi oleh Kholifah dengantuduhan qadzaf. Wanitapun diposisikan Islam pada tempat yang sangat mulia dikeluarga sebagai ummu wa rabbatul bait(pengatur rumah tangga), dengan demikan para ibu menjadi ujung tombak terciptanya generasi islam yangberkualitas dan bertakwa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(6) Melindungi orang-orang yang lemahdan warga non muslim.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme telah mendiskriminasi manusia berdasarkan kekuatan modalnya. Anda bisa dapat makan layak, pelayanan kesehatan prima,pendidikan unggul, rumah yang asri dannyaman, kalau anda punya modal besar,uang. Kalau tidak, anda layak untuk tidak hidup layak. Berbeda dengan Islam, yang akan menjamin orang-orang lemah dan miskin. Termasuk juga melindungi warga non muslim ahlul dzimmah.Rasulullah sampai mengingatkan dengan keras untuk tidak menganggu ahlul dzimmah. Orang-orang non muslimdibiarkan beribadah, makan, dan minum sesuai dengan ajaran agama mereka.Tidak ada paksaan bagi mereka untuk masuk Islam. Kebutuhan pokok merekadijamin sebagai bagian dari hak mereka menjadi warga negara Daulah Islam.Tidak mengherankan begitu kagetnya pasukan tentera salib, saat melihat komunitas Nasrani di negeri DaulahKhilafah malah membantu pasukan Islam untuk memerangi pasukan salib. Merekalupa, Islam telah mensejahterakan orang-orang non Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(7) Menyebarluaskan rahmat lil 'alaminnya Islam.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran nilai-nilai Kapitalisme seperti sekulerisme,demokrasi, HAM, pluralisme, pasarbebas, telah menjadi bencana besar bagiumat manusia. Negara-negara penjajah hidup mewah , sementara mayoritas sisanya hidup miskin. Siapa yang bisa menyelamatkan ini semua. Tidak lain kecuali Islam. Nilai-nilai Islam yang bersumber dari Allah SWT akan memberikan rahmat bagi seluruh dunia,saat Syariat Islam ditegakkan. Inilahyang pernah terjadi. Bagaimanaperadaban Islam telah memberikan sumbangan yang luar biasa bagi duniabaik dari segi nilai-nilai ideologisyang mengatur hidup manusia maupun kemajuan material seperti sains dan teknologi. Sejarawan jujur banyak mencatat kenyataan ini.Point-point diatas akan semakin panjang kalau argumentasi kenapa harus Khilafah dilanjutkan. Saatnyalah umat Islam bangkit untuk kembali menegakkan Khilafah Islam. Dengan Khilafah Islam,kemajuan material yang dijanjikan oleh kapitalis bisa diraih. Tapi tidak hanya sekedar kemajuan materi, dengan Khilafah Islam kehidupan kaum muslim diridhoi oleh Allah SWT. Sebab mereka hidup dengan dasar ketaqwaan kepadaAllah SWT. Tidak hanya untuk muslimsaja tapi juga bagi orang-orang muslim,sebab Syariah Islam akan memberikan kebaikan bagi setiap manusia. Ya Allahjadikanlah kami, umat Islam segeradapat membai'at seorang Khalifah,sehingga bendera La ilaha illa Allah bisa berkibar di penjuru dunia, dan SyariahMu bisa kami laksanakan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari bulletin FS teman K'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-503171451078838469?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/503171451078838469/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=503171451078838469&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/503171451078838469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/503171451078838469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/kenapa-harus-khilafah.html' title='KENAPA HARUS KHILAFAH ?'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-1512132973923846053</id><published>2007-03-18T20:48:00.000+07:00</published><updated>2007-03-18T21:01:38.615+07:00</updated><title type='text'>Ada Berita baru.....</title><content type='html'>Assalamu'alaikum bro en sist......&lt;br /&gt;             K' bawa berita baru buat antunna. Setelah menggelar acara keren, Diskusi Publik "Menggagas Kampus menuju Top World University" sabtu 10 Maret lalu, kali ini, Karisma baru aja menggelar Raker, alias rapat kerja tahunan. Raker baru aja usai, 17 Maret ini. namun, ada sesuatu yang berbeda dari semua raker yang pernah K' ikutin. Raker Karisma ini diawali dengan training motivasi dari trainer pilihan kru Karisma. Setelah acara training, raker dilanjutkan dengan berbagai sidang-sidang, diantaranya sidang pleno yang ngebahas LPJ tiap divisi plus pemilihan Presiden Karisma terbaru. Layaknya sebuah organisasi, dia harusnya senantiasa berkembang dan meregenerasi tubuhnya. Karena itu, tampuk kepemimpinanpun dialihkan kepada yang lebih muda. Bukan berarti yang tua lepas tangan. Tapi tetap sebagai pengawas jalannya organisasi. Dengan bergantinya kepemimpinan Karisma ke depan, ada harapan-harapan baru untuk Karisma melangkah ke depan, tentunya ke arah yang lebih baik dari setahun sebelumnya.&lt;br /&gt;                Sidang untuk pembahasan program kerjapun juga telah dibahas. Ke depan, semoga Karisma lebih memiliki pengaruh dan bisa menjadikan anggota-anggota didalamnya senantiasa bergerak demi sebuah perubahan. Image intelektual lebih terlihat dengan berbagai acara yang akan digelar. Karena Karisma selama setahun ini, udah memaksimalkan geraknya untuk mengopinikan sebuah perubahan. Dimuatnya nama Karisma Airlangga di media cetak, tak membuat kru Karisma besar hati. Hal itu malah makin memberikan motivasi buat kita untuk melangkah lebih maju lagi dari sebelumnya.&lt;br /&gt;                So...wanna know bout KARISMA Airlangga lebih dalam???? Datang en gabung aja di tiap acara yang bakal di gelar ma Karisma Airlangga. Nantikan publikasinya yaaa......&lt;br /&gt;NEVER MISS IT..!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-1512132973923846053?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/1512132973923846053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=1512132973923846053&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/1512132973923846053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/1512132973923846053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/ada-berita-baru.html' title='Ada Berita baru.....'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-4327476968517604316</id><published>2007-03-11T20:08:00.000+07:00</published><updated>2007-03-11T20:22:44.976+07:00</updated><title type='text'>Tentang Acaranya Karisma Airlangga</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Dibalik Acara Diskusi Publik Karisma&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 10 Maret 2007, Karisma Airlangga bareng ma temen2 dari Hima Administrasi Negara FISIP dan CIS-HI Fisip, ngadain Diskusi Publik dengan tema: "Menggagas Kampus Unggulan Menuju Top World University". Secara global, acara tersebut bener-bener sukses. Karena K' gak pernah nyangka banget kalo mahasiswa sekarang udah mulai bisa kritis. Terbukti dari kursi yang disediakan panitia yang berjumlah 350 penuh terisi, bahkan ada yang rela berdiri di belakang dekat pintu masuk, hanya untuk mengikuti jalannya acara. Total peserta diperkirakan 450. Semua tiket sold out, karena banyak yang memesan sebelum acara. Panitiapun tidak berani membuka pembelian tiket di tempat, karena keterbatasan penampung dari Aula Sabha Nugraha, Diknas P&amp;K.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;                Bila K' liat, ketertarikan peserta diskusi gak hanya dari fasilitas yang disediakan panitia sebagai kompensasi harga tiket, tetapi dari pembicara yang memaparkan materi dengan sangat jelas dan bisa diterima oleh audiens. Dalam forum tersebut benar-benar forum yang hidup, karena banyak sekali audiens yang ingin melontrarkan pertanyaan pada pemateri, namun karena keterbatasan waktu, moderator tidak bisa mempersilahkan semua peserta bertanya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;                 Pemaparan Bapak Fahmi Amhar sebagai pembicara ke-3, mampu menghipnotis peserta dengan argumen-argumen beliau yang logis. Karena penjelasan beliau tentang solusi alternatif menuju kampus unggulan, mampu membuka pikiran audiens tentang BHMN yang telah terjadi di kampus-kampus PTN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;                     Acara ini juga mendapat liputan dari media cetak dan elektronik, yakni Jawa Pos dan SURYA, serta diliput secara off line oleh radio PRO 1 fm, SS dan RAPENDIK. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;                     Itulah sekilas ringkasan acara yang diadakan oleh Karisma Airlangga bersama dengan HIMA AN dan CIS HI Fisip.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-4327476968517604316?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/4327476968517604316/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=4327476968517604316&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4327476968517604316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/4327476968517604316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/tentang-acaranya-karisma-airlangga.html' title='Tentang Acaranya Karisma Airlangga'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-6266063502654113332</id><published>2007-03-11T19:48:00.000+07:00</published><updated>2007-03-11T19:56:30.322+07:00</updated><title type='text'>Buletin K' edisi 6</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;BERAS MAHAL: Tanya Kenapa!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;                Waah..setelah sekian lama K' gak nongol, kali ini terbit dengan tema aktual. Soal beras emang gak pernah bosen tuk dibahas. Karena beras adalah kebutuhan pokok buat orang asli Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;                Tak henti-hentinya negeri ini dirundung malang. Berbagai bencana telah melanda kita: kecelakaan pesawat hingga kapal laut beruntun terjadi, banjir yang melanda ibukota, wabah DBD yang senantiasa menjadi momok setiap tahun. Kini masyarakat disuguhi dengan kenaikan harga beras yang mencekik. Kita tahu, masyarakat Indonesia masih menjadikan beras sebagai bahan makanan pokok, sehingga apa jadinya jika kebutuhan yang pokok saja sulit untuk dijangkau. Kenaikan harga beras sudah berulang kali terjadi pada masa pemerintahan SBY-JK.&lt;br /&gt;            Saat ini, beras telah menjadi barang yang mahal bagi rakyat. Di sejumlah daerah seperti di Banten, Ternate dan Maluku Utara, mereka terpaksa mengurangi konsumsi beras keluarganya dari 3 kg menjadi 2 kg perhari. Bahkan di Cirebon, mereka beralih ke beras aking yang harganya Rp. 1.500 – Rp. 2.000/kg. Ironis, krisis beras terjadi justru di negeri yang katanya mempunyai predikat sebagai negara agraris danpernah berswasembada pangan!!!&lt;br /&gt;            Melihat kondisi rakyatnya, pemerintahpun berupaya melakukan strategi untuk mengatasi masalah itu. Operasi pasar dan impor beras adalah jurus andalan yangseringa dipakai pemerintah guna menstabilkan harga beras. Namun, kebijakan ini mengundang kecaman dari berbagai kalangan.&lt;br /&gt;            Operasi pasar yang dilakukan pemerintah tak mampu menjadi solusi tuntas, tetapi hanya mampu meredam kenaikan harga beras sementara. Pengamat ekonomi, Umar Juoro menegaskan bahwa operasi pasar hanyalah bersifat sesaat. Sementara itu, kebijakan impor beras yang dilakukan terkesan serampangan. Impor beras justru menguntungkan para spekulan, bukan petani. Petani justru semakin dirugikan. Karena itu, optimalisasi peran bulog harus segera dilakukan. Bulog sebagai lembaga yang bertugas menstabilkan harga beras di pasarana, harusnya mengawasi ketersediaan dan distribusi beras yang ada di pasaran. Beberapa waktu yang lalu, ketika bulog melakukan penyediaan beras murah.beras miskin, yang terjadi justru banyak pedagang yang mengambil keuntungan dengan menggunakan jokie; bahkan di beberapa daerah, terdapat kasus penilapan beras yang dilakukan oleh distributor yang dipercaya Bulog untuk mendistribusikannya.&lt;br /&gt;            Krisis beras yang ada di Indonesia dimulai sejak Indonesia bergabung ke dalam WTO (Wolrd Trade Organization) dan meratifikasi aturan AoA (Agreement of Agriculture) WTO melalui UU No. 7/1994. setelah itu, impor beras terus meningkat dari periode 1995-1997 yang hanya sekitar 1,5 juta ton per tahun menjadi sekitar 3,3 juta ton per tahun pada periode 1998-2002. bahkan saat ini, Indonesia adalah pengimpor beras terbesar di dunia. Kebijakan impor beras itu tentunya akan membuat petani semakin merana. Tak hanya itu, pemerintah juga diharuskan untuk berkomitmen menyukseskan agenda liberalisasi pasar (neoliberalisme). Efek dari semua ini bisa kita rasakan melalui berbagai kebijakan kontroversial seperti pencabutan sejumlah subsidi, pembuakaan pasar, privatisasi BUMN, dll.&lt;br /&gt;            Ketua Komisi IV DPR, Yusuf Faishal, menduga bahwa ada konspirasi dari dunia internasional untuk merusak pasar beras Indonesia. Konspirasi tersebut dimungkinkan lantaran adanya keinginan dari pihak luar negeri yang tak dijalankan atau ada perjanjian yang tak dipatuhi.&lt;br /&gt;            Pengamat ekonomi, Umar Juoro menyatakan krisis beras ini disebabkan oleh kesalahan produksi dan distribusi. Beras merupakan kebutuhan pokok sehingga peningkatan produksi harus dilakukan. Upaya untuk meningkatkan kemampuan produksi beras nasional dapat ditempuh melalui pemeliharaan kapasitas sumber daya lahan dan perairan, perluasan lahan baku untuk produksi, peningkatan intensitas tanam, peningkatan produktivitas tanaman serta penekanan kehilangan hasil. Upaya peningkatan produksi memang lebih rasional untuk dilakukan, mengingat kita adalah negara agraris daripada mengambil langkah impor beras yang justru berbuntut panjang. Selain itu, distribusi beras harus terus diawasi oleh pemerintah. Bergantinya status Bulog sebagai perusahaan menjadikan bulog berorientasi pada profit, perannya pun menjadi tidak optimal. Karena itu, tanggung jawab Bulog dalam melayani masyarakat harus segera dikembalikan.&lt;br /&gt;            Untuk bebas krisis beras, pemerintah harus melepaskan diri dari kungkungan berbagai lembaga internasional yang kerap memeras negeri ini. Sayang, pemerintah sering mengulang kesalahan dengan mengharapkan bantuan asing. Padahal, kapitalisme yang diusung banyak lembaga internasional seperti WTO dengan program AoA-nya, justru meliberalisasikan sektor pertanian yang akan makin memiskinkan Indonesia. Wajar saja, sebab watak kapitalisme adalah menjajah bangsa lain.&lt;br /&gt;            Saatnya pemerintah membuktikan loyalotas kepada rakyatnya. Pemerintah yang amanah adalah pengayom dan pelindung rakyatnya. &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;“Seorang imam (pemimpin) adalah pemelihara dan pengatur urusan (rakyat), dan akan diminta pertanggungjawaban atas rakyat yang dipimpinnya”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;[HR. Bukhari dan Muslim].&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-6266063502654113332?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/6266063502654113332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=6266063502654113332&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6266063502654113332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6266063502654113332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/buletin-k-edisi-6_11.html' title='Buletin K&apos; edisi 6'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-6756838841916303748</id><published>2007-03-11T19:12:00.000+07:00</published><updated>2007-03-11T19:16:14.484+07:00</updated><title type='text'>Kajian Ust Hari Moekti</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Keluarga Sakinah:Keluarga Berkualitas, Harapan Bangsa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                 &lt;span style="color:#000066;"&gt;Keluarga adalah sebuah institusi terkecil dalam kehidupan manusia. Sejak manusia lahir hingga tumbuh dewasa interaksi pertama yang dilakukan adalah dengan keluarga. Tidak heran jika keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi manusia. Keluarga yang berkualitas akan mencetak generasi yang berkualitas pula. Keluarga yang berkualitas bukan sekedar mampu memenuhi kebutuhan materi melainkan dari sisi spiritualpun terpenuhi. Untuk Mewujudkannya dibutuhkan komponen keluarga yang terdiri  Maka penting untuk mempersiapkan keluarga menuju keluarga yang berkualitas. Sejak akan membangun mahligai rumah tangga harus dipersiapkan motivasi yang benar. Sebagai seorang muslim motivasi menikah adalah untuk melaksanakan perintah Allah dengan menyempurnakan separuh dien. Kehidupan rumah tangga antara suami dan istri adalah layaknya sepasang sahabat bukan relasi kerja yaitu antara atasan dan bawahan. Hubungan persahabatan didalam berumah tangga akan membawa keluarga menuju sakinah mawadah wa rahmah.&lt;br /&gt;            Saling memahami antara suami dan istri merupakan faktor yang penting dalam membina biduk rumah tangga. Jika kedua suami istri memiliki visi dan misi yang sama akan memperlancar dalam proses mencetak keluarga yang berkualitas. Komunikasi antar anggota keluarga harus terus dijalin dan dijaga agar keharmonisan dalam keluarga terus dapat dibina. Membentuk keluarga yang berkualitas harus ada sinergi antar anggota keluarga. Islam telah memberikan solusi untuk menghasilkan keluarga sakinah. Saling memahami peran masing-masing anggota keluarga adalah kunci sukses terwujudnya keluarga sakinah. Suami dan istri memahami hak dan kewajibannya sehingga tidak ada perasaan termarjinalkan yang dirasakan oleh istri. Demikian juga istri harus memahami perannya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga yang sangat berperan penting demi terbentuknya anak-anak yang berkualitas. Apabila peran masing-masing telah dijalani dengan seimbang maka keluarga yang idam-idamkan yaitu keluarga sakinah dan berkualitas akan bisa terwujud.&lt;br /&gt;            Kualitas keluarga secara langsung ataupun tidak akan mempengaruhi warna dalam masyarakat. Demikian juga masyarakat yang ideal akan membantu terbentuknya keluarga yang ideal pula. Saat ini serangan dalam upaya penghancuran moral masyarakat demikian gencar. Media elektronik seakan berlomba-lomba menayangkan tontonan yang cenderung mengarah pada free sex, gaya hidup serba boleh (permisifisme), kekerasan dan materialisme.Banyak kasus yang terjadi dari berbagai tayangan yang disediakan media elektronik, misalnya: banyak anak-anak yang menirukan gaya smackdown yang berakibat patah tulang. Kondisi yang seperti ini akan mempengaruhi terbentuknya keluarga yang berkualitas. Masyarakat pun ikut latah dengan adanya isu yang beberapa bulan terakhir yang cukup fantastis yaitu isu poligami, bahkan ada usulan dari beberapa kalangan untuk merevisi UU Perkawinan. Alih-alih untuk melindungi kaum perempuan tapi justru menolak hukum dari Sang Pencipta yaitu mengharamkan apa yang dihalalkan Allah.&lt;br /&gt;            Upaya pembentukan keluarga yang berkualitas harus didukung pula dengan perbaikan berbagai kondisi yang sedang terjadi di masyarakat. Misalnya: masalah kemiskinan, kesehatan dan buruknya moral di masyarakat. Agar keluarga sakinah dan berkualitas bisa terwujud didalam masyarakat maka harus ada sinergis peran antara masyarakat dan pemerintah. Pemerintah dalam hal ini institusi yang bertanggungjawab dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dan kontrol dari masyarakat juga dibutuhkan.   &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Disampaikan oleh Ust. Hari Moekti (mantan artis rocker) dalam Kajian Interaktif, yang dipersembahkan Karisma Airlangga (Sabtu, 17 Februari 2007 di Masjid As Sakinah BKKBN Surabaya)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-6756838841916303748?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/6756838841916303748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=6756838841916303748&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6756838841916303748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/6756838841916303748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/03/kajian-ust-hari-moekti.html' title='Kajian Ust Hari Moekti'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116788947778304747</id><published>2007-01-04T12:40:00.000+07:00</published><updated>2007-01-04T12:44:37.853+07:00</updated><title type='text'>Buletin K'- Desember: UNDESTROY VIRUS</title><content type='html'>Virus ini bukan sebarang virus seperti kalau kalian kena flu, batuk, pilek dan sejenisnya. Atau juga bukan seperti brontok, kangen, trojan dan sejenisnya yang menginfeksi komputer kamu. Virus ini menyerang manusia, tepatnya antibody manusia. Dan orang yang sudah terinfeksi virus ini bisa menurun tingkat imunitasnya sampai level yang paling rendah sehingga dia mudah sakit dan kalau sudah sakit susah sembuhnya. Sakit flu aja bisa sembuh dalam belasan bulan atau bisa juga langsung chek out dari dunia ini gara-gara batuk pilek. Gawatz bin ngeri kan !!! And kamu-kamu pasti sudah tahu virus apa yang K’ maksud itu…yup…100% bener kalau kamu jawab dengan virus HIV yang menyebabkan penderitanya menderita penyakit AIDS. Dan 1 Desember biasa dijadikan hari berkumpulnya penderita AIDS sedunia (baca : hari AIDS sedunia). Bahkan, 29 November 2006 lalu, di seputar bundaran hotel Indonesia di Jakarta ada demo yang diikuti oleh 20an ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang menuntut pemerintah untuk segera bertindak tegas terhadap penanggulangan HIV/AIDS yang kian tak terkendali, jika tidak mereka mengancam akan menginfeksi masyarakat seIndonesia dengan virus mematikan tersebut…duh…duh…edan tenan !!!&lt;br /&gt;               Sobat K’, tuntutan tersebut kiranya tidak terlalu berlebihan. Karena jumlah ODHA dari tahun ke tahun bukannya tambah berkurang…tapi terus membesar seperti bola salju. Dan ada kecenderungan bahwa ODHA merasa malu jika sampai ada orang lain yang mengetahuinya sehingga mereka cenderung menyembunyikan dari petugas kesehatan apalagi dari orang awam. Sehingga sekalipun pemerintah memiliki data jumlah penderita HIV/AIDS, namun pada dasarnya data tersebut ibarat fenomena gunung es…yang hanya diketahui puncaknya saja tapi dasarnya tidak diketahui…padahal dasarnya jauuuh lebih besar berlipat-lipat kali dibandingkan puncaknya. Asal tahu aja, data dari UNAIDS-badan dunia yang khusus menangani masalah HIV/AIDS- tahun 2003 tercatat jumlah penderita HIV/AIDS di dunia mencapai 45 juta jiwa. Di Afrika 3,2 juta orang terinfeksi virus ini dan 2,3 juta diantaranya tewas. 210 ribu kasus terjadi di Asia Timur dan Asia Tenggara, 45 ribu diantaranya tewas. (Koran Tempo, 13 Juli 2004). Sedangkan data yang dikumpulkan WHO menunjukkan 90-130 ribu orang pengidap HIV/AIDS di Indonesia (Sinar Harapan, 1 Desember 2003). Bahkan di Jawa Timur saja tahun 2006 jumlah pengidap HIV/AIDS mencapai 1.389 orang. Jumlah ini meningkat dari tahun kemarin 1.389 orang. Jelaslah, bahwa HIV/AIDS telah menjadi ancaman global dunia internasional…dan sekali lagi itu adalah data yang tampak di permukaan…sedangkan yang sebenarnya terjadi bisa berlipat 5x atau 10x lipat…FANTASTIS !!!&lt;br /&gt;                Bahkan yang lebih mengerikan lagi…ternyata ga sedikit lho usia para ODHA itu yang sebaya dengan K’ atau sobat K’ sekitar 15-35 tahunan gitu deh…atau yang biasa disebut dengan remaja atau pemuda. Hal ini dikuatkan dengan data penderita HIV/AIDS berdasar usia: 38% berusia 16-20 tahun, 40% berusia 21-25 tahun, 20% berusia 26-30 tahun, dan hanya 2% yang berusia 31-35 tahun (Yakita, 1999-2002).&lt;br /&gt;                Melihat fakta keganasan HIV/AIDS yang makin menggila, pemerintah seperti kebakaran jenggot. Dibuatlah kampanye “Setia pada Pasangan”, sterilisasi jarum suntik, pemeriksaan secara ketat darah yang ditransfusikan serta banyak lagi yang lain.  Kondomisasi juga menjadi salah satu langkah strategis yang dipilih pemerintah. Promosi yang dilakukan begitu gencar mulai dari menebar 60 juta kondom di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali sampai mendirikan ATM kondom agar keberadaannya mudah diakses oleh masyarakat. Namun, adanya ATM kondom menimbulkan polemik di masyarakat karena dinilai memfasilitasi adanya free sex. Pemerintah yakin dengan mempromosikan penggunaan kondom akan menekan angka pengidap HIV/AIDS. Padahal, pada sejumlah penelitian efektifitas kondom masih diragukan, sebab kondom yang terbuat dari bahan latex memiliki pori-pori dengan diameter 1/60 mikron dalam keadaan tidak meregang, sedangkan bila dalam keadaan meregang lebar pori-pori tersebut mencapai 10 kali lipat, sementara virus HIV berdiameter 1/250 mikron. Dengan demikian jelas bahwa virus HIV dapat leluasa menembus pori-pori kondom.&lt;br /&gt;               Menanggulangi HIV/AIDS dengan kondom jelas bukan solusi yang efektif. Ibarat memberantas rumput liar dengan memotong daunnya tanpa mencabut sampai akarnya. Pemerintah bukannya menghapuskan perilaku free sex masyarakat Indonesia, tapi justru menumbuhsuburkan pusat penyebaran virus mengerikan ini dengan melokalisasi pelaku seks bebas dalam sebuah wilayah tertentu atau bahkan membiarkan pelaku dan pemicu free sex tanpa tindakan yang tegas dan berani, seperti membiarkan terbitnya majalah porno terbesar di dunia “Playboy” atau beredarnya lokalisasi-lokalisasi “bayangan” dan lain-lain.  Hal ini justru memperparah penyebaran virus HIV/AIDS karena faktor utama penyebaran virus mematikan ini adalah perilaku seks bebas BUKAN tidak digunakannya kondom. Maka memberantas adanya seks bebas di semua kalangan harus dioptimalkan. Budaya yang hedonis, permisif dan liberal yang makin menggila ditengah-tengah masyarakat saat ini adalah produk Barat yang harus segera dilumat habis dan dienyahkan sejauh-jauhnya dari muka bumi ini. Dengan menjajakan liberalisasi perilaku, Barat berusaha mengcengkeramkan ideologinya ditengah-tengah kaum muslim. Pemahaman barat yang sekular-memisahkan agama dari kehidupan- inilah yang menjadikan kehidupan masyarakat –anak-anak, remaja, pemuda, orang tua- menjadi tidak punya pandangan hidup yang benar (Islam). Untuk mengenyahkan semakin meluasnya pengaruh liberalisasi yang berefek menjamurnya HIV/AIDS maka dibutuhkan peran dari berbagai elemen masyarakat, yaitu : individu, masyarakat dan negara. Jika salah satu pihak ini tidak ada maka bisa dipastikan tidak akan bisa terwujud tatanan masyarakat yang ideal. Individu harus membentengi dirinya dengan keimanan dan ketakwaan yang kokoh dalam dirinya. Hal ini bisa didapatkan melalui pengkajian keislaman yang saat ini sangat mudah diakses. Masyarakat harus terus melakukan kontrol. Para aktivis yang tergabung di berbagai organisasi yang merupakan bagian dari masyarakat harus memberikan kontribusi real untuk menjaga agar tercipta sistem yang ideal. Berbagai upaya harus terus dilakukan untuk mencegah virus ini. Upaya ini tidak bisa dilepaskan dari peran pemerintah/negara karena pemerintah adalah pihak yang paling bertanggung jawab untuk mengatasi persoalan ini. Mengacu pada Islam, jelas negara begitu menjaga rakyatnya.” Dan janganlah kamu mendekati zina….’(Al Isra’:32). Ketika ada perintah tersebut maka negara harusnya menutup semua akses menuju zina. Inilah bukti peran negara dalam menjaga dan mengayomi rakyatnya. Kondisi yang demikian bisa terlaksana tatkala Islam terterapkan secara menyeluruh di setiap sendi kehidupan oleh suatu negara. Ini bukanlah omong kosong karena telah terbukti selama 13 abad masa keemasan Islam dan sampai saat ini tidak ada satu sistem pun yang bisa menandinginya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116788947778304747?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116788947778304747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116788947778304747&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116788947778304747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116788947778304747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/01/buletin-k-desember-undestroy-virus.html' title='Buletin K&apos;- Desember: UNDESTROY VIRUS'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116788912161980129</id><published>2007-01-04T12:19:00.000+07:00</published><updated>2007-01-04T12:38:42.010+07:00</updated><title type='text'>Buletin K'- Ramadhan</title><content type='html'>Tak terasa bulan Ramadhan memasuki detik-detik terakhir. Walau Ramadhan tahun ini cuacanya panas menyengat, tapi K’ yakin temen-temen nggak ada yang mokel (batalin puasa tanpa sebab) kan?! Hari-hari  Ramadhan yang sudah kita jalani jangan sampai berlalu githu aja tanpa bekas sedikitpun. Kata pak Ustad yang biasa K’ undang bilang bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan obral pahala. So, belum terlambat bagi sobat K’ semua kalo pengen berlomba-lomba mendulang segunung pahala. Biar kita semua bareng-bareng meraih kemenangan.&lt;br /&gt;            Yap, setelah sebulan kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan, idul fitri kan menjelang. Waah, kalo udah ngomongin hari raya jadi inget sama temen K’ yang mo deadline mudik. Emang aktivitas mudik nggak bisa dipisahin ma hari raya, seolah-olah sudah jadi kewajiban bagi orang-orang perantauan. Sampai-sampai ada liputan khusus mudik segala. Eits bukan berarti K’menghalangi temen-temen pulang kampung loh, cuman yang musti temen-temen garis bawahi, mudik emang asyik coz kita bisa kangen-kangenan ma sodara &amp; kerabat. Artinya mudik itu saat yang tepat untuk kita mempererat tali silaturahmi. Apalagi bagi sobat K’ yang ga pernah pulang, mudik adalah saat yang di tunggu-tunggu. Tapi konyolnya kadang mudik dijadikan sebagai ajang ‘sok-sokan’ misal: Sok udah kul di Unair sikap&amp;amp; tingkahnya jadi ga’ ramah lagi ma tetangga. Ada lagi kebiasaan lebaran  yang bikin K’ meringis, itu loh aksesoris dari rambut sampe’ kaki pada baru semua jadi inget saat K’ SD dulu, kalo ga dibeliin ma nyokap bisa-bisa ga ikutan sholat ied, he…he… tapi K’ yakin temen-temen ga kayak K’ kecil kan?! Kalau ada yang sikapnya kayak githu pasti diketawain adik K’. Apa sich yang di cari ketika hari raya tiba? Baju baru, angpao, atau sesuatu yang bikin 11 bulan kita jadi bermakna.  &lt;br /&gt;            Ketika seorang muslim menunaikan ibadah puasa Ramadhan secara benar  maka dia akan terlahir kembali seperti seorang bayi yang tak berdosa. Karena Allah telah mengmpuni dosa-dosanya. Idul Fitri adalah kembali pada fitrah, coba lihat QS Ar Rum[30]: 30 yang artinya:” Hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” Makna hakiki Idul Fitri seperti yang ada pada ayat diatas yaitu kembali pada fitrah yang menurut Ibn Atsir, fitrah adalah karakteristik penciptaan manusia dan potensi kemanusiaan yang siap untuk menerima agama.  Berarti sobat K’ harus siap ketika menerima kebenaran coz Islam adalah agama yang benar , maka kembali pada fitrah adalah kembali pada hekekat penciptaan manusia yaitu taat pada aturan Allah. Karena secara fitrah pula manusia menyadari akan serba keterbatasan dan kelemahan dirinya sebagai makhluk. Kesadaran ini yang menuntunnya untuk senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi apa yang dilarang-Nya.&lt;br /&gt;            Tidak berlebihan jika manusia ada di dunia ini untuk beribadah kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (Adz Dzariyat [51]: 56). Saat ini K’ merasa miris coz yang K’ pahami semua lini kehidupan begitupun juga pendidikan harus diatur dengan Ilmu Allah tapi faktanya tidak demikian. Pendidikan saat ini diatur oleh segelintir orang saja (baca: BHMN) tanpa kita ditanya setuju atau tidak. Inikah produk sekualrisme-pemisahan agama dari kehidupan- yang sudah diterapkan di negeri ini?&lt;br /&gt;            Sekularisme yang hanya dibikin segelintir orang  jelas menyalahi fitrah, karena manusia sudah memposisikan dirinya sebagai Tuhan yang punya hak membikin aturan. Idul Fitri adalah terbebasnya manusia dari penghambaan kepada sesama makhluk menuju penghambaan pada Allah Pencipta dan Pengatur kita. Di hari Idul fitri nanti nggak tau K’ harus senang ato sedih coz K’ merasa kondisi kita saat ini belum kembali kepada fitrah yang sebenarnya yaitu  berIslam kaffah. Tapi K’ yakin Idul Fitri yang akan datang kondisi ini akan berubah dan K’ mengajak temen-temen semua yang ngaku agent of change untuk berubah menjadi manusia baru yang menjalankan aturanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;*Maaf yaa...mungkin buletin K' ini kurang up to date, coz sekrang udah gak Ramadhan lagi. But, isi dari buletin K' gak pernah basi. Jadi...kapanpun dan dimanapun en siapaun yang ngebaca, bisa untuk dilakukan. apalagi kamu-kamu yang menginginkan adanya perubahan. So..let's do it!!  Bergerak...bergerak...dan bergerak...!!!&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116788912161980129?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116788912161980129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116788912161980129&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116788912161980129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116788912161980129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2007/01/buletin-k-ramadhan.html' title='Buletin K&apos;- Ramadhan'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116696423291732064</id><published>2006-12-24T19:31:00.000+07:00</published><updated>2006-12-24T19:43:53.136+07:00</updated><title type='text'>Acara Refleksi Akhir Tahun....</title><content type='html'>Tahun 2006 ini bakal berakhir. Bukan berarti tahun sebelumnya lewat gitu aja, tanpa ada evaluasi diri kita. Karena manusia yang pengin mencapai kesuksesan hakiki, salah satu kuncinya adalah dia mencari kegagalan yang pernah dilewati tuk dijadikan pelajaran menjalani masa depannya. Bukankah pengalaman adalah the best teacher??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, Karisma akhir tahun ini juga bakal menggelar untuk penutupan akhir tahun. Acaranya berjudul &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Refleksi akhir tahun, Dari Kapitalisme menuju Khilafah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;InsyaAllah, acaranya bakal diadakan di &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Aula Fak. Sastra Universitas Airlangga Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Waktu: 08.00 - 11.30 WIB. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat sobat K' yang ada di luar kota, klo pengin datang keacaranya Karisma...monggo aja. Asalkan gak menyulitkan lhoo...en ada waktu luang. K' juga gak maksa kok.&lt;br /&gt;Trus, buat sobat K' yang ada di wilayah Surabaya en sekitarnya... ini mah wajib datang. Apalagi anak Unair.&lt;br /&gt;Kalo kalian ngakunya mahasiswa yang jadi agen peubah...kudu datang ke acara ini....&lt;br /&gt;Rugi banget kalo kalian gak datang....&lt;br /&gt;Banyak yang bisa kita dapetin di acara ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran??? Makanya datang aja....&lt;br /&gt;Oke bro en sist...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;we're waiting all of you...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Be there...&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116696423291732064?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116696423291732064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116696423291732064&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116696423291732064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116696423291732064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/12/acara-refleksi-akhir-tahun.html' title='Acara Refleksi Akhir Tahun....'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116601979936106488</id><published>2006-12-13T21:22:00.000+07:00</published><updated>2006-12-13T21:23:26.990+07:00</updated><title type='text'>Berita di Kampus Unair</title><content type='html'>Seiring dengan berbagai berita yang berkembang di negeri kita, tidak bisa dipungkiri, kampus juga terkena dampaknya. Malah berbagai macam respon yang dimunculkan. Berita yang berkembang adalah kasus poligami dari ulama tersohor. Media berusaha men-cap negatif perihal poligami ini. Tak pelak, anak kampus pun ikutan urun rembug. Sebagian besar dari mereka banyak yang gak setuju. Bila K' analisa, inilah dampak dari kehidupan sekuler dan materialistis. Dimana semua dinilai dari sisi materi, tanpa melihat kebenaran dalil poligami itu dari nash-nash Qoth'i. Karena kacamata yang mereka gunakan adalah kacamata perasaan yang udah tercampuri dengan pikiran materi,walhasil pandangan poligami dianggap absurd.&lt;br /&gt;waacckkss....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat K'...kudu kita cermati bener-bener. Sekarang ini makin banyak hal-hal yang berbalik. yang tadinya halal diharamkan,yaa kasus poligami ini, trus ada yang haram malah dihalalkan,kayak kepercayaannya Lia Eden yang jadi titisan Rasulullah....Audzubillahimindzalik....Sungguh dunia telah berada dalam cengkeraman global kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian pengin tau gimana Islam ngasih solusinya???&lt;br /&gt;sok atuh...ikutin terus acaranya KARISMA yaaa.... jangan pernah kalian lewatin....&lt;br /&gt;Bentengi diri kalian dengan belajar dan tambah tsaqofah Islamnya. But...bukan Islam masjidan kayak sekarang lho... tapi bener-bener Islam yang memandang sebagai aturan yang mampu memberikan solusi bagi kehidupan kita. Coba...kita cermatiberbagai kerusakan yang ada disekitar kita.Kudu segera di babat habisss..... Caranya...??? Ngaji Islam dong...&lt;br /&gt;Jangan cuma nambah file-file akademik tapi tsaqofah Islam kita nolputul samasekali.... malu tuh sama malaikat yang ada di kanan kiri kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikut berjuang demi perubahan??? Why not???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116601979936106488?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116601979936106488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116601979936106488&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116601979936106488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116601979936106488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/12/berita-di-kampus-unair.html' title='Berita di Kampus Unair'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116529889912892227</id><published>2006-12-05T12:56:00.000+07:00</published><updated>2006-12-06T11:48:24.710+07:00</updated><title type='text'>Masalah Irak, Palestina dan lainnya yang gak kunjung reda...</title><content type='html'>Bro en sist sobat K'...&lt;br /&gt;Masalah Palestina, Irak, Afganistan en masalah2 lainnya yang lagi marak saat ini gakkunjung selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     From the bottom of our heart..kita pengin banget bantu sodara2 kita di Palestina. Tapi...sekedar keinginan gak dibarengi ma usaha juga percuma. Apalagi pemerintah kita ga sebarangan meloloskan warganya utk berjihad. Alasan adanya batasan &lt;strong&gt;teritori ato wilayah&lt;/strong&gt; di tiap negara, sering jadi penguatnya.itulah opini global dari penjajah Kapitalis, yang emang sejak dulu udah memecah belah wilayah Daulah Islam jadi bentuk nation state kayak sekarang.     Karena itu sobat, klo kita gak bisa pergi ke sono, bukan berarti kita bisa bantu dgn doa aja or duduk diam nunggu fasilitas dari pemerintah utk berangkat. Kita tetep bisa bertindak utk ngebantu sodara kita di Palestina. Persoalan yg terjadi disana, sama seperti masalah Irak, Lebanon, Afganistan, Ambon, Papua, Maluku, Poso adalah konflik akibat pemisahan wilayah. Semuanya gak bisa selesai dgn tuntas, karena gak ada pemimpin yang melindungi mereka. Pemimpin yang mengayomi umat sedunia udah hancur, dihancurkan oleh pengkhianat biadab, Mustafa Kemal Attaturk. Khilafah, itulah pemimpin bagi semua wilayah di dunia, sedang tidur. Butuh semua umat muslim yang sadar untuk membangunkannya. Karena seperti janji Allah dan RasulNya, nanti (hanya Allah yang tau pasti kapan waktunya) akan ada kekhalifahan yang berdiri sesuai dengan manhaj kenabian. Sebelum Khilafah berdiri, hari kiamat tidak akan datang.   &lt;br /&gt;     So....untuk menolong sodara2 kita yang lagi menderita, kita bersama suarakan untuk penerapan Islam secara kaffah. Satukan barisan umat bersama barisan Islam. Jangan mudah terprovokasi adanya opini Islam Moderat, Islam Radikal, Islam netral atau Islam-Islam lainnya. Itu hanyalah spekulasi dari orang-orang yang benci pada Islam. Islam hanyalah satu. begitu juga Kitabnya, hanyalah AlQur'an dan AsSunnah sebagai sumber hukumnya. Pahamkan umat dengan Islam yang ideologis, bukan Islam ritual seperti sekarang., yang melulu hanya berkaitan masalah puasa, zakat, sholat, haji, akhlak aja. Islam itu luas. Segala aspek kehidupan kita dah diatur olehNya. Memahamkan umat hanya dengan pemahaman akhlak aja juga gak bisa mentutaskan masalah negeri ini. Masak, saat kita dapat santunan BOS yang sebesar 300rb sebulan, kita disuruh Sabar..sabar.... Maka dari itu...segala persoalan baik di luar maupun di dalam negeri berakar dari jauhnya umat Islam dari pemahaman terhadap Islam itu sendiri. Islam telah dijauhkan dari kehidupan,Islam telah jauh dari aktifitas politik, dan Islam hanya sebagai agama ritual aja.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Bro sist, ikhwan dan akhwati fillah.....Udah saatnya kita bergerak untuk mengumandangkan Islam Kaffah dalam kehidupan. Penerapan Syariat Islam harus tak henti-hentinya kita opinikan. Biarpun nanti bertentangan dengan penguasa, Yakinlah bahwa Allah bersama orang-orang yang melindungi AgamaNya. singkirkan ketakutan-ketakutan. Ketakutan kita hanyalah kepada Alllah semata. Udah gak jamannya lagi kita bengong, duduk diam, en ngeliat orang lain bergerak. Sebagai mahasiswa, kita kudu care ma masalah yang sedang terjadi. MAhasiswa adalah the leader of change. Masak, yang namanya leader cuman berkutat ma masalah akademis doang. Kita udah disetting ma universitas untuk jadi Study Oriented. Makanya, jangan mudah termakan ma program dari Kapitalis. Kita kudu  optimis, Islam punya kekuatan. Pinter di bangku kuliahan gak punya pengaruh ke kesuksesan hidup kita. Apa mungkin, kita lulus cumlaude, tapi kondisi negeri kita carut marut?? Emang ntar kita kaya en sukses sendiri?? gak melibatkan orang lain?? Noncent.Gak mungkin banget, mustahil bro sist. Kita butuh orang lain en kita butuh kondisi yang lebih baik dari sekarang, untuk menjalani masa depan yang cerah.&lt;br /&gt;    Soo....saatnya untuk berubah dan bergerak. Satukan barisan yaa... yuukkk ikutan gabung ma barisan Kmax, menyuarakan kebenaran dan perubahan.  yuukkk...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kekuatan Kaum Muslimin segera bangkit. Bangkit dengan keKhilafahan sesuai dengan minhajin Nubuwwah...Amiieeennn....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116529889912892227?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116529889912892227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116529889912892227&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116529889912892227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116529889912892227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/12/masalah-irak-palestina-dan-lainnya.html' title='Masalah Irak, Palestina dan lainnya yang gak kunjung reda...'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116515229072680305</id><published>2006-12-03T20:22:00.000+07:00</published><updated>2006-12-03T20:24:57.560+07:00</updated><title type='text'>Kondom?? Bukan Solusi HIV/AIDS</title><content type='html'>Gencarnya sosialisasi kondom di berbagai instansi dan sekolah-sekolah, sedang dilakukan oleh pemerintah, untuk peningkatan mutu kesehatan masyarakat. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberantas HIV/AIDS, yang makin meningkat tiap tahunnya. Beberapa pihak terkait amat berantusias untuk melaksanakan program ini. Dengan mendirikan ATM kondom untuk masyarakat dan pengenalan kondom ke sekolah-sekolah.&lt;br /&gt;            Bila ditilik sejenak, memang kondom dapat mencegah penularan HIV/AIDS pada orang lain. Namun, tidak menutup kemungkinan kondom mampu “dibobol” oleh virus yang mematikan itu. Di lain pihak, dengan adanya kondom, FreeSex dan gonta-ganti pasangan makin banyak terjadi, karena mengira ada yang bisa mencegah kehamilan dan tertularnya HIV/AIDS. Apakah ini yang diharapkan dari adanya sosialisasi kondom? Akan jadi seperti apa masa depan negeri ini jika pemuda-pemudinya sudah terbius oleh budaya freesex? Itulah akibat dari menyelesaikan masalah hanya melihat persoalan secara parsial, tidak sampai ke akar persoalan. Peningkatan moral individupun tidak menyelesaikan kondisi ini.           &lt;br /&gt;           Seharusnya, yang kita lakukan adalah mencari solusi bagaimana agar AIDS tidak sampai makin merebak, yaitu dengan menjaga sistem pergaulan yang terjadi. Sistem yang seperti apa yang mampu menjaga kemuliaan manusia dan menjunjung tinggi harkat manusia? Tentu saja sistem dan aturan yang berasal dari ‘sesuatu’ yang paling memahami potensi manusia. Siapa lagi jika bukan aturan dari Pencipta manusia. Semuanya telah tertuang dengan jelas dalam petunjukNya, Al Qur’an dan As Sunnah. Itulah sebenarnya solusi shahih memberantas HIV/AIDS sampai ke akar-akarnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116515229072680305?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116515229072680305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116515229072680305&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116515229072680305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116515229072680305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/12/kondom-bukan-solusi-hivaids.html' title='Kondom?? Bukan Solusi HIV/AIDS'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116469477173646515</id><published>2006-11-28T13:12:00.000+07:00</published><updated>2006-11-28T13:19:32.160+07:00</updated><title type='text'>Acara Karisma....</title><content type='html'>Bulan bulan ini, Karisma sibuk banget mempersiapkan berbagai acara. Ntar lagi ada acara TMO, training Motivation Organization. acara ini khusus buat anggota Karisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi, InsyaAllah, seminar tentang ibu. Bulan desember nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So...ikutan aja setiap acaranya karisma. ditanggung seru en bakalan rugi klo gak ikutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kmax, juga akan terbit akhir bulan ini. Doain aja yaa... Udah lebih dari 3 bulan kru K' cari inspirasi, sampe' dibelain naik gunung. Hanya demi menyenangkan peembaca setia KMax. Ok...wait for our coming.... Kasih saran dan kritik yaaa......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116469477173646515?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116469477173646515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116469477173646515&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116469477173646515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116469477173646515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/11/acara-karisma.html' title='Acara Karisma....'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116469041837058976</id><published>2006-11-28T11:50:00.000+07:00</published><updated>2006-11-28T12:06:58.926+07:00</updated><title type='text'>Unair BHMN ???</title><content type='html'>6 September kemarin, Jawa Pos merilis berita istimewa: UNAIR BHMN. “…UNAIR menjadi BHMN ke-7 berdasarkan PP No. 30 tahun 2006 tertanggal 14 September 2006…” Berita itu diiringi dengan dikucurkannya dana hibah dari LN yang sifatnya pinjaman lunak berjumlah ratusan juta&lt;br /&gt;US$. Namun demikian, nyaris tak ada sosialisasi terkait status baru tersebut sehingga mengesankan bahwa hal tersebut memang dirahasiakan dari civitas akademika Unair.&lt;br /&gt;     Sebenarnya, apa makna status BHMN tersebut? Bahwa universitas tercinta ini akan menjadi mandiri dan tidak terbayang-bayangi birokrasi berbelit pemerintah? &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Wah, bagus dong...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jangan keburu senang dengan status baru itu kalau kalian memang orang-orang yang senantiasa berpikir kritis. Sebab, fakta empiris menunjukkan, universitas-universitas yang telah lebih dahulu menyandang status BHMN ternyata tidak sesukses yang diharapkan sebelumnya; universitas-universitas tersebut bahkan dianggap momok oleh sebagian masyarakat (termasuk oleh civitas akademikanya sendiri) karena biaya pendidikannya yang meroket, membumbung tinggi, dan tak terjangkau bagi kebanyakan penduduk negeri yang memang sudah miskin ini. Kalian pasti sudah tahu, ada universitas yang dulu dikenal sebagai ”universitas kerakyatan”--karena kesahajaannya kepada masyarakat bawah--kini menjadi ”universitas menara gading” yang hanya dihuni oleh mereka yang berduit. Bahkan, ada BHMN yang mematok biaya pendidikan--di luar biaya pendukung lainnya--per sks 20-75 ribu!!!&lt;br /&gt;      Memang, yang banyak digembar-gemborkan adalah kemandirian, efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, transparansi, academic exellence, dan seabreg slogan abstrak membingungkan yang terdengar indah, intelek, dan elegan.&lt;br /&gt;   Tidak banyak yang menyadari bahwa BHMN berarti lepas tangannya pemerintah dari tanggung jawab pembiayaan pendidikan. Perguruan tinggi pun diarahkan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;(baca; dipaksa)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; mencari dana sendiri. Akibatnya, insitusi pendidikan tertinggi yang semestinya berkonsentrasi pada upaya pencerdasan manusia-manusia masa depan terpaksa dibebani tugas lain: memikirkan berbagai cara menutupi pembiayaan operasionalnya. Tak heran, komersialisasi aset universitas--dengan dalih kerja sama produktif--menjadi marak. Ekalokasari plaza dan agrobusiness center hanyalah contoh kecil yang mudah disaksikan.&lt;br /&gt;    Tidak banyak yang tahu bahwa BHMN juga berarti pembodohan. Bukankah pembodohan namanya, misalnya, bila seorang pakar bidang telekomunikasi dari institut teknologi ternama diundang oleh DPR dalam rangka ”dengar pendapat dari perguruan tinggi” kemudian pendapatnya dijadikan legitimasi untuk menaikkan tarif telepon yang efek multiplier-nya sangat membebani masyarakat?&lt;br /&gt;   Bahkan, BHMN bisa juga berarti penjajahan gaya baru. Coba perhatikan, karena diberi kesempatan (&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;sekali lagi baca: dipaksa)&lt;/span&gt; oleh pemerintah mengusahakan sumber dana sendiri, universitas berstatus BHMN akan berusaha mencari donatur penyandang dana. Foundation-foundation (macam World Bank, Asia Foundation, dsb) yang notabene membawa agenda negara-negara barat penjajah menjadi leluasa beraksi menggerayangi dunia pendidikan Indonesia. Penelitian akan sesuai pesanan sponsor; mata kuliah yang menyesatkan pemikiran mahasiswa juga bisa dipesan; bahkan fakultas baru pun bisa dibentuk bila mereka pesan; slogan academic exellence juga hanya kedok untuk mencetak SDM pekerja murahan sesuai pesanan pasar yang mereka inginkan. Intinya, bakal banyak pesanan yang dimaksudkan untuk melanggengkan hegemoni mereka atas negeri tercinta ini.&lt;br /&gt;Benarlah apa yang ditegaskan oleh pengamat ekonomi Revrisond Baswir. Menurutnya, privatisasi pendidikan merupakan agenda kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor melalui Bank Dunia (World Bank). Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP), pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan. Semua satuan pendidikan--mulai dari SD samapi perguruan tinggi--kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. Pemerintah memang telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pihak yang paling bertanggung jawab atas terpuruknya dunia pendidikan adalah pemerintah. Konstitusi telah membebankan tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan nasional kepada pemerintah.&lt;br /&gt;Di dalam Islam, setiap individu (muslim) diwajibkan menuntut ilmu, yaitu menjalani proses pendidikan. Pada saat yang sama, Islam mewajibkan negara menyelenggarakan pendidikan atau wajib belajar dengan biaya yang ringan (bahkan gratis) kepada seluruh rakyatnya. Pemerintah harus menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dengan menyediakan anggaran yang secukup-cukupnya. Bila pemerintah mengabaikan hal itu, kondisi masyarakat dan negara akan memburuk.&lt;br /&gt;Sayangnya, sejak merdeka hingga kini, pemerintah kita belum sungguh-sungguh membenahi dan mengembangkan dunia pendidikan. Indikasi paling menyolok adalah minimnya anggaran untuk sektor pendidikan. Anggaran pendidikan kita tidak pernah melebihi 7% total pengeluaran pemerintah. Sementara anggaran pendidikan di negara-negara jiran seperti Malaysia mencapai 23%, Singapura 19%, Thailand 22%, dan Filipina 20%. Implikasinya, fasilitas dan sarana penunjang kegiatan kependidikan sangat kurang. Para Pendidik pun hidup di bawah kelayakan. Padahal, kepada merekalah harapan perbaikan pendidikan ditumpukan. Kenyataan itulah yang selanjutnya melahirkan anak-anak bermasalah yang resultannya adalah rendahnya kualitas SDM dan lemahnya kinerja bangsa.&lt;br /&gt;          Bukannya sadar, pemerintah malah mengkomersialkan pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya. Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. Di Jerman, Perancis, Belanda, dan di beberapa negara berkembang lainnya, banyak perguruan tinggi yang bermutu tetapi biaya pendidikannya rendah; beberapa negara bahkan ada yang menggratiskan biaya pendidikan.&lt;br /&gt;Kita semua tentu tidak ingin kampus tercinta ini menjadi kampus yang terjajah dan terbodohi sebab penjajahan dan pembodohan adalah kesewenang-wenangan, sementara kesewenang-wenangan adalah musuh intelektualitas. Karenanya, mari mengingatkan pemerintah kita, mengingatkan para pejabat kampus kita dan seluruh civitas akademika lainnya untuk berjuang bersama mewujudkan pendidikan murah yang berkualitas untuk semua orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116469041837058976?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116469041837058976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116469041837058976&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116469041837058976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116469041837058976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/11/unair-bhmn.html' title='Unair BHMN ???'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116454285877654018</id><published>2006-11-26T18:47:00.001+07:00</published><updated>2006-11-27T05:40:32.280+07:00</updated><title type='text'>Jika Tidak....</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika Hidup Tidak untuk Dakwah Terus engkau mau ngapain? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Ente pergi pagi Dengan semangat mencari duniawi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika angkot macet, langsung berganti sewa taksi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Agar harta buruan tidak beralih dari sisi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Ente pulang malam Dengan jasad yang kelelahan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Nyampe di rumah mendekam sampai pagi datang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Lupakah engkau Rasulullah saw bagaikan rahib di malam hari &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan menjadi singa di siang hari &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sementara kamu Tak peduli siang tak peduli malam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Yang penting dunia dalam genggaman &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sahabat ..........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;cobalah engkau renungkan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Apa sih yang ingin kugapai sampai harus membanting tulang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Apa sih yang ingin kubangun hingga pagi datang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Apa sih yang ingin kuraih hingga tubuh begitu letih &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jujur saja, untuk urusan perutmu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;bukan buat beli martabak atau nasi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Masuk perut dan kemudian raib menjadi kotoran &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jujur saja, untuk urusan rumah tempat kau tinggal &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;bukan buat beli keramik, AC ataupun busa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jujur saja, untuk urusan kesenangan anak-anak yang kau rindukan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;bukan buat pakaian, mainan, ataupun poster-poster idaman &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dinikmati, menghilang dari pandangan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika engkau hidup hanya untuk itu semuanya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Maka harga dirimu Nilainya sama dengan apa yang kamu makan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Nilainya sama dengan apa yang kamu keluarkan dari perut hitam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Nilainya sama dengan apa yang kamu rindukan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Karena jasadmu tak ubahnya tembolok karung &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tempat penyimpanan semua makan yang kamu makan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Karena jasadmu tak ubahnya perekat &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tempat semua kesenangan dunia melekat &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sepekan, setahun, sewindu kau bangun sejuta pundi uang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;lupa bahwa kelak yang kau bangun itu pasti kau tinggalkan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Engkau lupa bahwa tempat tinggalmu sesudahnya adalah istana masa depan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi sahabat.......... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika engkau hidup untuk dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tidak ada setitik harapan pun yang kelak dirugikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan engkau harus yakin penuh akan janji Allah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi di dalamnya tidak lekas kau dapatkan keindahan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan engkau harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sahabat .......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Janganlah terlena dengan kesenangan fana &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Janganlah terlena dengan gemerlapnya dunia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Itulah yang Allah berikan sebagai hak para musyrikin di dunia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tiada usah kamu iri dan berpikir tuk hanyut bersamanya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Karena kau tahu kehidupan mereka sesudahnya adalah neraka &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan mereka kekal di dalamnya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sahabat .............&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan sia-siakan hidup di dunia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Bangun rumah dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika kau diluaskan harta, kembalikan di jalan dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika kau diluaskan waktu, hibahkan di jalan dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika kau diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika kau diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;kau diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan jadikan dakwah sebagai kegiatan sampingan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan jadikan dakwah sebagai hiburan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan jadikan dakwah sebagai ajang gaul sesama teman &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan jadikan dakwah sebagai pengisi waktu luang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jangan jadikan dakwah sebagai sarana memburu uang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Karena kelak yang kau dapatkan adalah jahanam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sebagai balasan atas kemusyrikan yang kau jalankan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sahabat.......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jadikan dakwah sebagai ruh kalian di dunia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jadikan dakwah sebagai rumah tinggal kalian di dunia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jadikan dakwah sebagai tugas utama kalian di dunia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jadikan bahwa hanya dengan dakwah diri kalian begitu bahagia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jadikan bahwa tanpa dakwah kalian begitu menderita &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sahabat .........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jalan dakwah inilah yang membedakan kita &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dengan para pendusta ayat-ayat-Nya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan jika engkau hidup di dunia ini tidak untuk tegakkan risalah-Nya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Itu artinya engkau pun sama dengan mereka &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan jika engkau hidup di dunia ini sebagai tujuan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhmu bakal dicabut dari badan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Jika hidup tidak untuk dakwah &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Trus ente mo ngapain? Mau jadi ayam? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;pergi pagi pulang petang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Kurang petang tambahin nyampe tengah malam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi masih mendingan ayam Karena ia rutin bangun sebelum azan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Dan teriakkan lagu keindahan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi kamu Rutin subuh setengah delapan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Apalagi kalo akhir pekan Bisa jadi subuh hengkang dari pikiran &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi masih mendingan ayam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Karena ia berani pilih makanan yang ia inginkan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tapi kamu Elo embat semua yang ada di hadapan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Tidak peduli daging, tumbuhan, ataupun batu hitam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Sementara kamu dikaruniai pikiran &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;Palmerah Bumi Allah, Syaban 1423 H&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;diambil dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.dudung.net"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt;www.dudung.net&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116454285877654018?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116454285877654018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116454285877654018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116454285877654018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116454285877654018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/11/jika-tidak.html' title='Jika Tidak....'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116454178629658348</id><published>2006-11-26T18:47:00.000+07:00</published><updated>2006-11-27T05:33:50.870+07:00</updated><title type='text'>Kedatangan Tamu Agung</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kedatangan Presiden AS mengundang berbagai kontroversi. Memang, ini adalah pertama kali seorang pemimpin Negara besar mengunjungi Indonesia. Karena itu, wajar saja jika ada beberapa pihak yang menilai ini adalah langkah positif untuk mengenalkan Indonesia di dunia Internasional. Kesempatan ini adalah saat yang tepat untuk membuka peluang investasi Negara lain ke Indonesia. Bidang Pariwisatapun dijadikan alas an untuk mendukung kedatangan Bush. Semua alasan tersebut tidak ada yang salah. Sebagai warga Negara Indonesia, merupakan hal yang lumrah untuk membuat negeri kita terkenal ke dunia internasional. Tapi semua hal tersebut adalah sesuatu yang tak kasat mata. Semuanya masih menjadi bayangan semu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jika yang digunakan adalah kacamata materi, kedatangan Bush seolah membawa angin segar bagi perekonomian negeri. Namun, lain halnya jika kedatangannya dilihat dari kacamata ideologi. Bagaimanapun juga, AS adalah pengemban utama ideologi Kapitalis. Dimanapun berada, yang namanya pengemban ideologi, selalu menginginkan ideologinya menjadi pemenang atas ideologi yang lain. Sudah sejak lama AS mengetahui bahwa Indonesia adalah Negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Bahkan perang melawan terorismepun masih dihembuskan saat akan berkunjung ke negeri ini. Apakah kita tidak mampu melihat berbagai kejahatan yang telah dilakukan oleh pengemban Kapitalis tersebut? Sungguh naïf diri kita jika menganggap kedatangan Bush sebagai angin segar bagi kemajuan Indonesia. Seakan diri kita mengalami ketidaksadaran akan kedatangan “calon penjajah” ke negeri kita. Pelu diketahui, jaman sekarang memang tidak ada penjajahan dengan mengangkat senjata. Namun model penjajahan yang dilakukan oleh Negara Kapitalis adalah neo liberalisme, dimana segala terasa amat wajar sehingga kita tidak menyadari bahwa kita terjajah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116454178629658348?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116454178629658348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116454178629658348&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116454178629658348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116454178629658348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/11/kedatangan-tamu-agung.html' title='Kedatangan Tamu Agung'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-37343134.post-116298235394237884</id><published>2006-11-08T17:32:00.000+07:00</published><updated>2006-11-11T16:24:38.293+07:00</updated><title type='text'>Perdana nih....</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/727/4193/1600/tanda%20perjuangan.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/727/4193/320/tanda%20perjuangan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Perubahan haruslah dilakukan..................&lt;br /&gt;tanpa perubahan apalah artinya hidup.......................&lt;br /&gt;Akan lebih mulia lagi jika perubahan itu berdasar tuntunan Al Quran dan Sunnah Rasul........................&lt;br /&gt;Lebih terhormat lagi ketika Khilafah Tegak....&lt;br /&gt;Allahu Akbar...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Be a Great Agent....
Agent for the Change....
So...be the Leader Of Change...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/37343134-116298235394237884?l=kmax-karisma.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/feeds/116298235394237884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=37343134&amp;postID=116298235394237884&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116298235394237884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/37343134/posts/default/116298235394237884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kmax-karisma.blogspot.com/2006/11/perdana-nih.html' title='Perdana nih....'/><author><name>Kmax-Karisma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17241278557414398948</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='22' src='http://i10.tinypic.com/3yn6wjd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
